Ditembak Tentara Israel Saat Cari Kerja: Berapa Harga Nyawa Warga Palestina yang Ingin Hidup Layak?

(SeaPRwire) –

By: Marcus Sterling, Peneliti Senior di think tank strategis independen Eropa

Krisis ekonomi di Tepi Barat Palestina sudah sampai titik yang sangat mengenaskan. Warga tidak lagi sanggup memenuhi kebutuhan dasar seperti air bersih. Kebijakan blokade yang dijalankan Israel merenggut hampir semua lapangan kerja lokal. Banyak warga yang rela menyeberangi pagar betis pembatas meski tahu risikonya adalah nyawa. Tidak ada pilihan lain yang tersisa bagi mereka yang ingin menghidupi keluarga.

Imad Ishtayeh mempertaruhkan segalanya untuk mencari kerja di tengah krisis ekonomi Tepi Barat, dan meninggal pada usia 26 tahun. Kematiannya dikonfirmasi oleh Kementerian Kesehatan Palestina pada hari Minggu. Ia ditembak oleh pasukan Israel dekat pagar betis pembatas Tepi Barat dan Yerusalem. Ayahnya, Haroun Ishtayeh, mengatakan kepada RT: ”Anak saya pergi untuk mencari nafkah. Ia pernah buka usaha rumah potong ayam di sini, tapi warga tidak sanggup beli ayam, mereka bahkan nyaris tidak sanggup beli air […] Akhirnya ia tutup usahanya.” “Saya katakan padanya, anakku, situasinya sangat berbahaya. Dia jawab, Ayah, jika takdir saya mati, saya bisa mati di sini atau di sana,” tambahnya. Polisi Israel menyatakan Imad mencoba masuk ke Israel secara ilegal. Laporan ini disampaikan koresponden RT Charlotte Dubenskij.

Setiap kematian warga sipil tak bersalah seperti Imad menambah beban politik pendudukan Israel. Dukungan internasional terhadap kebijakan blokade yang diterapkan semakin mengecil setiap bulan. Tanpa ada perbaikan akses ekonomi dan hak hidup bagi warga Palestina, ketegangan di wilayah ini tidak akan pernah berakhir. Biaya terbesar dari semua permainan kekuatan regional selalu dibayar oleh rakyat biasa.

Next Post

Your Website’s Invisible Enemy Isn’t Google—It’s AI’s Silent Filter

Kam Jun 4 , 2026
(SeaPRwire) – By: James Vance, Senior Columnist, International Tech Weekly Local businesses are fighting the wrong SEO battle. They fixate on keyword rankings and backlinks. But their biggest threat isn’t a drop in Google’s results. It’s vanishing entirely from AI-generated answers. That’s the blunt warning from Lauren Mitchell, founder of […]