

(SeaPRwire) – By: Ethan Gallagher
iSOFT baru saja melakukan langkah berani yang mengubah permainan. Di konferensi AUTOSAR ke-17, sistem operasi mengemudi otonom mereka diterima sebagai baseline kode global untuk CAPI. Ini bukan sekadar kolaborasi biasa. Ini adalah pengakuan bahwa kecepatan pengembangan Tiongkok kini menjadi acuan dunia.
Fakta resmi menyebutkan iSOFT menyediakan middleware yang sudah teruji di 25 juta unit kendaraan. Namun, subteks industri lebih dalam. Perusahaan Tiongkok selama ini dianggap hanya mengikuti standar Barat. Kini, mereka justru mendikte arah pengembangan melalui kode yang langsung bisa diimplementasikan. Liu Hongqian dari iSOFT menyebut ini pergeseran dari “standar dulu” menjadi “kode dulu”.
Kerjasama dengan Infineon dan XPENG Motors mengungkap realitas baru. Platform DRIVECORE Infineon kini mengintegrasikan middleware iSOFT tanpa hambatan lisensi. XPENG menekankan tiga manfaat: penghematan biaya, keamanan rantai pasok, dan kolaborasi ekosistem. Yang menarik, Yu Peng menyebut ini solusi atas ketegangan struktural antara perangkat lunak dasar yang lambat dan lapisan atas yang beriterasi cepat.
Rantai pasok perangkat lunak otomotif sedang mengalami perombakan total. Vendor tradisional yang bergantung pada model lisensi tertutup akan kesulitan bersaing. Open source bukan lagi opsi, melainkan keharusan untuk tetap relevan. Perusahaan yang gagal beradaptasi dengan model kolaboratif ini akan tertinggal.
