Klaim Trump Tentang Perjanjian Iran-US Segera Tandatangani Runtuh—Teheran Tuduh Washington Ganggu Perundingan

(SeaPRwire) –   By: Julian Holbrooke

Klaim Donald Trump tentang perjanjian damai awal dengan Iran adalah posturing prematur yang cepat terungkap. Kementerian Luar Negeri Iran tidak hanya menafikannya—mereka tuduh Washington secara aktif ganggu perundingan. Ini bukan hanya perdebatan biasa; ini jendela ke ketidakpercayaan mendalam antara kedua pihak.

Trump mengatakan pada hari Kamis bahwa perjanjian bisa ditandatangani paling cepat akhir pekan ini di Eropa. Ia klaim Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei telah menyetujui syaratnya. Ia juga berkata telah membatalkan serangan “terjadwal” setelah dua hari pemboman. Namun, Esmail Baghaei dari Iran menyebut laporan ini sebagai “spekulasi”. Ia menambahkan bahwa pihak berwenang harus meninjau setiap detail teks.

Baghaei berkata teks perjanjian sudah hampir selesai dalam bagian utama. Masalahnya adalah posisi kontradiktif AS yang selalu menyebabkan gangguan. Iran tidak akan mengorbankan “garis merah”nya. Perjanjian yang dibicarakan akan memperpanjang gencatan senjata, membuka Selat Hormuz, dan merencanakan kerangka pembicaraan nuklir. Iran menolak permintaan Trump untuk menyerahkan stok uranium diperkaya dan menegaskan program nuklirnya damai.

Kepala negosiator Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa strategi salah dan keputusan impulsif Washington menciptakan “labirin tanpa akhir” di wilayah. Kembalinya pertempuran minggu ini menyebabkan lonjakan harga minyak global. AS masih berjuang dengan inflasi tinggi, dan perang dengan Iran tidak populer di publik AS. Trump telah berulang kali klaim bahwa timnya hampir mencapai perjanjian dengan Iran, tapi tidak ada terobosan yang terjadi. Pendulum geopolitik di sini berayun dari solusi cepat ke ketegangan yang berkepanjangan.

Author bio: Julian Holbrooke, analis hubungan internasional luar negeri yang sering berkontribusi pada surat kabar harian utama Eropa.

Next Post

Canada's Bold Move: Banning Social Media for Under - 16s

Jum Jun 12 , 2026
(SeaPRwire) –   By: Adrian Kingsley Canada’s proposed Safe Social Media Act is a significant step. It aims to ban social media for under – 16s, with exceptions for platforms with “sufficient safeguards.” Ottawa revealed this on Wednesday. If passed, platforms must verify age and reduce kids’ exposure to harmful […]