
(AsiaGameHub) – Merek milik Flutter itu mengajukan banding atas putusan yang menyatakan kegiatan pemasaran mereka melanggar hukum.
Inggris.- Sky Betting and Gaming (SBG) milik Flutter memenangkan banding atas putusan Pengadilan Tinggi yang menjatuhkan hukuman terhadapnya terkait komunikasi pemasaran yang dikirim ke seorang penjudi bermasalah. Kasus RTM v Bonne Terre Limited & Anor, di mana operator itu dituduh melanggar peraturan persetujuan penggunaan data, kini akan dikembalikan ke Pengadilan Tinggi.
Tahun lalu, Pengadilan Tinggi menyimpulkan bahwa penggugat, yang disebut dengan nama RTM, tidak memberikan “persetujuan yang sah secara hukum” untuk pengumpulan data pribadinya. RTM kemudian menerima pemasaran langsung dari Sky Betting and Gaming yang didasari pada pelacakan cookie dan pengumpulan data, lalu berjudi di platform operator itu antara tahun 2007 dan 2019, yang pada akhirnya membuatnya kehilangan £45.000.
Justice Collins Rice berpendapat bahwa “persetujuan bersifat subjektif bukan objektif” dan RTM tidak dapat memberikan persetujuan karena dia adalah penjudi bermasalah. Namun, SBG segera menyatakan niatnya untuk menantang putusan tersebut. Dalam proses banding, Information Commissioner’s Office (ICO) dimintai saran untuk memberikan pandangan kepada pengadilan mengenai interpretasi persetujuan dalam undang-undang perlindungan data.
Pengadilan Banding sekarang telah membatalkan putusan asli tersebut. Lord Justice Mark Warby menemukan bahwa putusan Pengadilan Tinggi tahun lalu didasari pada “pendekatan yang salah secara hukum mengenai hal apa yang perlu dibuktikan untuk menetapkan bahwa subjek data telah ‘memberikan persetujuan’.”
Hakim tersebut menyatakan bahwa sebagai pengontrol data, SBG “tidak perlu membuktikan apa yang sebenarnya ada di pikiran subjek data individu” pada saat mereka menyatakan persetujuan atas pemrosesan data untuk keperluan pemasaran langsung. “Tidak diperlukan dan tidak relevan untuk tujuan ini menyelidiki apakah subjek data individu tersebut rentan, dengan kemampuan yang terganggu untuk membuat keputusan yang sepenuhnya otonom,” ujarnya.
Flutter UK&I menyebut putusan tersebut sebagai keputusan penting tidak hanya bagi Sky Bet, tetapi juga untuk industri perjudian secara luas.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. AsiaGameHub (https://asiagamehub.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan apa pun terkait isinya.
Kategori: Berita Terkini, Pembaruan Umum
AsiaGameHub menyediakan layanan distribusi iGaming yang ditargetkan untuk perusahaan dan organisasi, dengan menghubungkan lebih dari 3.000 media premium di Asia dan lebih dari 80.000 influencer spesialis. Platform ini menjadi jembatan utama untuk distribusi konten iGaming, kasino, dan eSports di seluruh kawasan ASEAN.
