(SeaPRwire) – Banyak pemilik UMKM yang ingin menjual usaha atau mencari suntikan modal, selalu kecewa ketika deal yang diincar batal. Alasan utamanya bukan kualitas produk yang buruk, tapi persiapan due diligence yang kurang, ekspektasi valuasi berbeda dengan pembeli, dan tidak ada keselarasan tujuan antara kedua pihak. Sebagian besar pemilik bahkan baru tahu kelemahan usahanya saat proses due diligence berjalan, ketika itu sudah terlambat untuk menyelamatkan kesepakatan.
Tanggal 4 Juni 2026, match.asia yang berbasis di Singapura meluncurkan layanan gratis bernama Exit HealthCheck. Layanan ini hadir menyusul kesuksesan layanan valuasi gratis Match Value yang mereka miliki sebelumnya.

Membantu UMKM persiapkan transaksi M&A untuk hasil yang lebih optimal
match.asia didirikan pada tahun 2024, memiliki jaringan lebih dari 200 penjual terverifikasi dan 1.000 pembeli terakreditasi di 8 pasar berbeda. Layanan Exit HealthCheck akan menilai aspek seperti laporan keuangan, kematangan operasional, tata kelola, kedalaman manajemen, konsentrasi pelanggan, dan kesiapan transaksi.
Layanan ini tidak hanya membantu pemilik UMKM memperbaiki kelemahan usaha sebelum masuk ke pasar transaksi, tapi juga mengurangi pemborosan waktu negosiasi yang tidak berujung. match.asia sendiri hanya memungut biaya jika deal berhasil diselesaikan, jadi insentif mereka sepenuhnya selaras dengan keberhasilan kedua pihak. Pemilik UMKM yang sedang mempertimbangkan transaksi strategis bisa langsung mengakses Exit HealthCheck secara cuma-cuma di situs match.asia.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.
Sektor: Top Story, Daily News
SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.