Tarakan – Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 Kodim 0907/Tarakan mengoptimalkan pengerjaan badan jalan sepanjang  1,1 kilometer di Kelurahan Karang Harapan, Tarakan.

"Pengerjaan badan jalan sepanjang 1.100 meter saat ini menjadi prioritas utama. Faktor cuaca yang menjadi kendala tak menyurutkan semangat personel Satgas TMMD di lapangan dalam bekerja," kata Komandan Kodim 0907/Tarakan Letkol Inf Eko Antoni Chandra Lestianto selaku Komandan Satgas TMMD ke-109 di Tarakan, Selasa.

Baca juga: Kapendam I/BB: HUT TNI semakin meneguhkan TMMD pengabdian untuk negeri

Pembangunan badan jalan yang saat ini dikerjakan Satgas TMMD Kodim 0907/Tarakan tergolong cukup menantang, karena harus membuka lokasi baru untuk memudahkan akses jalan warga dipersingkat jalurnya.

"Sejauh pembukaan jalan ini, faktor cuaca menjadi kendala utama dimana konstruksinya, harus menggali rawa kemudian mengisinya dengan timbunan tanah," kata Eko Antoni.

Dia menambahkan bahwa terkadang kendala faktor cuaca, proses pengerjaan badan jalan ini akan terus dioptimalkan, sehingga pelaksanaan TMMD ini dapat selesai sesuai waktu program yang telah tentukan, selanjutnya bisa digunakan masyarakat.

"Hasil capaian saat ini sekitar 43 persen dengan panjang jalan 473 meter. Saya yakin dengan semangat prajurit bersama warga di lapangan. Badan jalan sepanjang 1.100 meter ini akan selesai sebelum waktu yang ditentukan," kata Dandim.

Selain itu, pengerjaan pondasi jembatan di RT.12 kelurahan Karang Harapan terus dipercepat pengerjaannya.

"Kegiatan tersebut, menggambarkan kemanunggalan TNI bersama rakyat, terwujud dalam membangun desa setempat," kata Eko Antoni.

Baik itu warga maupun prajurit TNI, sangat senang, karena bisa saling bersinergi dan bergotong royong.

Baca juga: Semua personel Satgas TMMD Kodam I/BB harus patuh protokol kesehatan

Dia mengatakan sejak dimulainya kegiatan TMMD beberapa waktu lalu, hingga hari ini, masyarakat setempat tetap semangat membantu kegiatan dari Satgas TMMD. Termasuk untuk pembuatan pondasi jembatan ini.

“Satgas dibantu masyarakat, terus melanjutkan pengerjaan untuk pondasi dan pengecoran pangkal jembatan,” katanya.

Semua ini berkat kerja keras para personel Satgas TMMD bersama masyarakat yang terus bekerja maksimal dalam pengerjaan sasaran fisik utama program TMMD.

"Untuk satu unit jembatan (box culvert) penghubung kami target akan rampung sebelum waktu yang ditentukan," katanya.

Baca juga: Satgas TMMD diharapkan beri pemahaman warga bahaya COVID-19