DPD RI di era kepemimpinan Pak La Nyalla benar-benar menjadi wakil daerah

Jakarta – Ketua Umum organisasi relawan Sahabat Jokowi Nus (SJN) Edi Ruswandi menyatakan mendukung penguatan kelembagaan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

 
Edi Ruswandi dalam rilisnya diterima di Jakarta, Selasa, mengatakan penguatan itu dengan menjalankan secara maksimal putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 92/PUU-X/2012 perihal pengujian Undang-Undang Nomor 27 tahun 2009 tentang MD3, dan Undang-Undang Nomor 12 tahun 2011 tentang Pembentukan Perundang-undangan.
 
“Saya melihat DPD RI di era kepemimpinan Pak La Nyalla benar-benar menjadi wakil daerah. Karena itu, mesti lebih diperkuat dengan mengadopsi putusan MK tersebut kepada perubahan undang-undang, khususnya Undang-Undang MD3, tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD. Kami dari SJN akan turut mendorong hal itu,” katanya.
 
Edi mengatakan dukungannya itu ketika bertemu dengan Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti. Ia datang bersama Sekjen SJN Nourmaida Silalahi.
 
SJN, kata Edi, juga menilai kinerja AA La Nyalla Mahmud Mattalitti sebagai Ketua DPD RI cukup dirasakan manfaat oleh daerah, apalagi sosoknya yang cepat dalam mengambil keputusan, dan peduli dengan kepentingan daerah sangat memberi kontribusi bagi percepatan pembangunan daerah.
 
“Tentu pemerintah, khususnya Presiden Jokowi sangat terbantu dengan kerja keras Ketua DPD RI. Apalagi beliau saya dengar dalam waktu singkat sejak dilantik, sudah mengunjungi 30 provinsi dan puluhan kabupaten/kota. Ini patut mendapat apresiasi," ujarnya pula.
 
Apalagi, menurut Edi, beberapa legacy telah dihasilkan oleh DPD RI dalam memberi solusi dan memperjuangkan beberapa kepentingan stakeholder di daerah.
 
Secara pribadi, Edi berharap sosok La Nyalla dapat menjadi penerus Presiden Joko Widodo, untuk memastikan program-program yang telah dicanangkan dan dikerjakan Jokowi dapat dilanjutkan.
 
“Saya rasa tipikal kepemimpinan Pak La Nyalla dengan Pak Jokowi sama. Yaitu sama-sama pekerja keras, tegas dan pengambil keputusan yang cepat,” kata dia.
 
Sekjen SJN Nourmaidah mengaku merasa terhormat, karena keramahan dan kesahajaan La Nyalla dalam menerima tamu.

Menurutnya hal ini patut ditiru oleh pejabat lembaga negara lainnya.

 
“Kami diterima dengan tanpa ada kesan jarak rakyat dengan pejabat, bahkan kami diajak makan siang bersama tadi. Sangat sederhana dan bersahaja," katanya.
 
Nourmaidah menilai tidak ada kesan La Nyalla adalah pejabat tinggi yang harus ada jarak dengan rakyat biasa seperti dengan pihaknya.
 
"Beliau juga mempersilakan Pak Ketua Umum SJN untuk shalat di ruang pribadinya. Bukan di mushala tamu,” ujar Nourmaida.
 
Menanggapi dukungan dari SJN terkait penguatan kelembagaan DPD RI, LaNyalla mengucapkan terima kasih, bahwa kinerja DPD RI selama ini dipantau dan dimonitor oleh masyarakat. Termasuk organ relawan SJN.
 
“Kami memang bertekad untuk menjadikan DPD RI benar-benar bekerja keras sebagai wakil daerah," kata LaNyalla.
 
Sejak Oktober DPD RI kata LaNyalla sudah mluncurkan selogan "Dari Daerah Untuk Indonesia".
 
"Karena bagi kami wajah Indonesia adalah wajah 34 provinsi. Dan itu selaras dengan konsep pembangunan Presiden Jokowi, yakni Indonesia Sentris,” ujarnya.
Baca juga: Ketua DPD RI harap varietas tanaman lokal bersaing di level global
Baca juga: Ketua DPD minta pemda ambil langkah cepat pemulihan pascagempa Malang