Manado – Memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Melonguane Letkol Marinir Adi Sucipto, bersama Tim Second Fleet Quick Response (SFQR) Lanal tersebut melakukan pelayaran ekspedisi dari Melonguane ke Pulau Miangas dengan menggunakan searider.

Siaran pers Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VIII, diterima, Kamis menyebutkan pada pelayaran tersebut, membawa bendera Merah Putih cukup besar dengan ukuran empat setengah meter kali tiga meter yang dikibarkan di haluan searider.

Saat tiba di Pulau Miangas, Letkol Marinir Adi Sucipto menyerahkan bendera Merah Putih ukuran besar tersebut kepada Pjs Komandan Pos Pengamat TNI AL (Danposal) Miangas Lettu Marinir Bania Langkari dan Kepala Desa Miangas Yan Peter Lupa di Tugu 0 (nol) kilometer utara Indonesia Pulau Miangas.

Baca juga: Pariaman akan kibarkan Bendera Merah Putih di dalam laut
Baca juga: Rayakan HUT RI, Pelni beri penumpang diskon tiket kapal
Baca juga: Pameran Foto "Old and New Indonesia" meriahkan HUT RI ke-75 di Ceko

Ini sebagai simbol bahwa ia memerintahkan Danposal Miangas serta mengajak Kepala Desa Miangas untuk terus menjaga keamanan, kedaulatan, persatuan dan kesatuan Indonesia di Pulau Miangas.

Letkol Marinir Adi Sucipto mengatakan selaku pimpinan di Lanal Melonguane yang wilayah kerjanya berupa kepulauan yang tersebar di perbatasan paling utara, maka ia akan berusaha mengunjungi pulau-pulau tersebut melalui jalur laut dengan menggunakan unsur yang dimiliki oleh Lanal Melonguane.

"Dengan memimpin sendiri ekspedisi laut menggunakan unsur atau alutsista milik Lanal Melonguane, akan mengetahui persis bagaimana medan juang saya dan prajurit saya di wilayah perbatasan ini," katanya.

Sehingga akan dengan tepat dan cepat dapat merencanakan suatu operasi apabila sewaktu-waktu kontijensi di pulau-pulau di perbatasan di wilayah kerja saya termasuk Pulau Miangas, katanya.

"Kami prajurit Lanal Melonguane sudah pernah melintasi lautan yang berdampingan dengan samudera Pasifik ini dengan berbagai kondisi, baik saat kondisi lautan tenang maupun saat cuaca laut yang ekstrim dengan gelombang atau ombak yang tinggi," katanya.

Ia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud dan khususnya di Kecamatan dan atau Desa Miangas di Pulau Miangas untuk terus meningkatkan jiwa nasionalisme, rasa cinta tanah air Indonesia, terus menjaga keamanan, kedaulatan, persatuan dan kesatuan Indonesia.

"NKRI harga mati," katanya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat sebangsa dan setanah air yang jauh dari wilayah perbatasan, untuk ikut bersama-sama mendukung kebijakan pemerintah untuk membangun negara dari wilayah terluar/terdepan.

"Ayo bersama-sama kita membantu pemerintah untuk menjadikan wilayah-wilayah terdepan di perbatasan menjadi beranda dan etalase Indonesia yang maju dan aman dalam bingkai NKRI," ajaknya.

Selama menjabat Komandan Lanal Melonguane, Perwira Menengah Korps Marinir kelahiran Baturaja ini telah tiga kali mengunjungi pulau kecil terdepan di perbatasan paling utara NKRI dan dua dinya menggunakan searider.