Makassar – KPU Kota Makassar menetapkan debat publik kedua akan dilaksanakan di Kota Jakarta.

“Dengan berbagai pertimbangan, debat kedua akan tetap dilaksanakan di Jakarta. Untuk waktunya tanggal 23 atau 24 November 2020 ini,” kata Komisioner Endang Sari usai melakukan rapat dengan pihak keamanan di salah satu hotel di Makassar, Senin.

Sebelumnya Tim pasangan nomor urut dua, Arifuddin-Rahman Bando keberatan jika debat kedua dilaksanakan kembali di Jakarta dengan alasan keamanan.

Pasalnya, pada putaran pertama debat publik dari empat pasang kandidat, tim sukses nomor urut kedua ditikam oleh orang tak dikenal.

Baca juga: Ketua KPU Balikpapan bantah debat publik sekadar formalitas pilkada
Baca juga: KPU Kota Surabaya alihkan lokasi debat publik kedua Pilkada 2020
Baca juga: Cegah COVID-19, debat paslon Pilkada Riau berlangsung tanpa panelis

Kendati demikian, KPU Kota Makassar mengakhiri pro-kontra terkait lokasi debat kedua Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Kota Makassar dengan memilih Kota Jakarta sebagai lokasi debat publik.

Menanggapi hal tersebut, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Witnu Urip Laksana mengatakan, salah satu alasan pihaknya merekomendasikan debat kandidat kedua di luar Makassar dengan melihat kondisi saat ini.

“Dari analisa dan evaluasi yang dikaji tahapan kampanye hingga hari ini ada beberapa aspek yang diperhatikan, yakni, aspek kesehatan, keamanan, moral dan potensi kerawanan,” kata Witnu.

Menurut dia, Kota Makassar tidak pernah beranjak dari zona rawan dalam urusan pilkada, sehingga pihak keamanan memberikan rekomendasi menyarankan kepada KPU Kota Makassar agar debat tetap dilaksanakan di luar Kota Makassar dengan pertimbangan itu.

Yang jelas, lanjut dia, pengamanan akan lebih ditingkatkan demi menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga debat publik berjalan dengan lancar.
 
Bawaslu Makassar sebelumnya menyampaikan rekomendasi agar debat publik tahap kedua sebaiknya dilaksanakan di luar Makassar.

"Dengan pertimbangan bahwa dalam masa pelaksanaan kampanye, terdapat banyak sekali pelanggaran terkait protokol pencegahan COVID-19, maka kami pun merekomendasikan agar mencari tempat yang paling tepat di luar Makassar," kata Komisioner Bawaslu Makassar Sri Wahyuningsih.

Sementara itu, debat publik pertama Pilkada Makassar telah sukses dilaksanakan di Jakarta dengan disiarkan langsung oleh salah satu stasiun televisi nasional.