Jakarta – Beberapa berita politik kemarin, Kamis, menjadi perhatian pembaca dan masih menarik untuk dibaca kembali, dari Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyebutkan dua strategi utama yang dilakukan Pemerintah Indonesia untuk menanggulangi kemiskinan masyarakat hingga AHY bernostalgia menyusuri Kota Bandung bersama Istri.

Berikut lima berita politik kemarin yang masih menarik untuk dibaca kembali:

Wapres sebut dua strategi utama Pemerintah atasi kemiskinan
Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyebutkan dua strategi utama yang dilakukan Pemerintah Indonesia untuk menanggulangi kemiskinan masyarakat.

Selengkapnya baca di sini

Gubernur Kepri mendorong perempuan berperan aktif dalam kancah politik
Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad mendorong kaum perempuan di daerah ini terus aktif berperan dalam kancah politik, apalagi keterlibatan perempuan dalam politik sudah diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2003 tentang Pemilu.

Selengkapnya baca di sini

Anis Matta: Kekuatan militer Indonesia harus masuk lima besar dunia
Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta menilai kekuatan militer Indonesia harus masuk lima besar dunia agar menjadi kekuatan yang sejajar dengan Amerika Serikat, Uni Eropa, Rusia, dan China.

Selengkapnya baca di sini

Kemendagri serahkan kasus Bupati Alor ke Gubernur NTT
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan pemerintah pusat telah menyerahkan kepada Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat untuk menyelesaikan persoalan Bupati Alor Amon Jobo yang sempat melontarkan kata-kata kurang menyenangkan terhadap Menteri Sosial Tri Rismaharini.

Selengkapnya baca di sini

AHY bernostalgia menyusuri Kota Bandung bersama Istri
Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memanfaatkan waktu di sela agenda temu kader dan temu warga, untuk bernostalgia menyusuri jalan-jalan di Kota Bandung, Jawa Barat bersama istrinya, Anissa Pohan.

Selengkapnya baca di sini

Baca juga: PKB mewacanakan duet Gus AMI-AHY pada Pilpres 2024
Baca juga: Agus Harimurti Yudhoyono safari politik ke Jabar