Surabaya – Irwan Setiawan kembali memimpin Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur periode 2020-2025 setelah terpilih sebagai ketua pada musyawarah wilayah V yang diselenggarakan secara daring dari Surabaya, Minggu.

"Innalillahi wa inna ilaihi rojiuun. Mohon doa agar kami dapat mengemban amanah yang berat ini," ujarnya di sela sambutan usai dinyatakan sebagai ketua.

Periode lalu, politikus muda yang akrab disapa Kang Irwan tersebut menjabat ketua DPW PKS Jawa Timur pada November 2019 menggantikan (alm) Arif Hari Setiawan yang wafat sebulan sebelumnya.

Irwan Setiawan juga mengajak para kader PKS se-Jawa Timur untuk bersama-sama melayani rakyat tanpa mengharapkan apapun.

Baca juga: Mahyeldi pimpin Partai Keadilan Sejahtera Sumatera Barat

"Mari bersama-sama melayani masyarakat Jawa Timur. Dan, mari bersama-sama memenangkan PKS di Jatim dengan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada warga," ucapnya.

Pada kesempatan itu, DPP PKS juga membacakan Surat Keputusan (SK) DPP PKS Nomor 060.TW/S-KEP/DPP-PKS/2020 tentang Anggota Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah PKS Provinsi Jawa Timur Masa Bakti 2020-2025.

Rinciannya, Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) adalah Yusuf Rohana didampingi Ahmad Habibul Muiz sebagai sekretaris.

Baca juga: Ahmad Syaikhu yakin Muswil V PKS virtual saring pengurus DPW terbaik

Lalu, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Irwan Setiawan, Sekretaris Ahmadi, Bendahara Lilik Hendarwati, dan Ketua Bidang Kaderisasi Abdul Rahman Shaleh.

Berikutnya, Ketua Dewan Syariat Wilayah (DSW) yakni M Ajir Abdi Moenip, serta ditemani Sekretaris Abdul Karim.

Setelah pembacaan SK, dilakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan oleh Presiden PKS kepada para pengurus, serta dilanjutkan penandatanganan pakta integritas.

Baca juga: Fraksi PKS DPRD Jabar minta bansos COVID-19 dilanjutkan hingga 2021

Presiden PKS Ahmad Syaikhu dalam pidato politiknya menyampaikan target nasional PKS adalah 15 persen pada Pemilu 2024, sekaligus mencalonkan kader PKS sebagai Presiden/Wakil Presiden pada Pemilihan Presiden di tahun yang sama.

"PKS harus melakukan scale-up sehingga kemampuan kadernya meningkat dengan pergaulan yang semakin luas. Sehingga PKS Insya Allah akan menjadi great party, bukan hanya good party," kata "Presiden Asyik", panggilan akrab Ahmad Syaikhu.