Mataram – Partai Golkar secara resmi memutuskan mengusung pasangan H Mahmud Abdullah – Dewi Noviany atau Mo-Novi di Pilkada Kabupaten Sumbawa tahun 2020.

"Iya benar hari ini penyerahan SK DPP Golkar untuk pasangan Mo-Novi di Kantor DPP Golkar di Jakarta," ungkap Ketua Tim Pemenangan Mo-Novi, Sambirang Ahmadi saat dihubungi melalui telepon di Mataram, Jumat.

Sebelumnya, pasangan Mo-Novi sudah mendapat dukungan dari PKB, NasDem, PKS, dan Berkarya.

Baca juga: Golkar tetap komitmen dukung MA di Pilkada Surabaya 2020
Baca juga: Golkar jajaki koalisi PKB usung Gus Ipul-Adi W di Kota Pasuruan
Baca juga: Hasto: PDIP paling banyak berkoalisi dengan Golkar di Pilkada

Sekretaris Fraksi PKS DPRD NTB itu, menjelaskan dengan adanya tambahan dukungan dari Golkar, maka pasangan yang membawa tagline Sumbawa Gemilang yang Berkeadaban itu telah mendapatkan 18 kursi.

Jumlah tersbeut telah jauh melampaui persyaratan minimal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), yakni 9 kursi.

"Jadi totalnya ada 18 kursi, ini sudah jauh melampaui," ujar Ketua Komisi III DPRD NTB itu.

Sementara itu, calon Wakil Bupati Sumbawa Dewi Noviany menyatakan kesyukurannya kepada Allah SWT serta mengucapkan terimakasih kepada pihak partai berlambang pohon beringin itu atas dukungan terhadap Mo-Novi di Pilkada Sumbawa.

Ia menegaskan, dengan adanya tambahan dukungan ini akan menjadi penyemangat untuk berjuang bersama pada Pilkada Sumbawa serta mewujudkan Sumbawa Gemilang yang Berkeadaban.

"Alhamdulillah kami telah menerima secara resmi SK dukungan dari Partai Golkar untuk maju di Pilkada Sumbawa," ujar Novi yang merupakan satu-satunya calon pemimpin perempuan di Kabupaten Sumbawa.

"Semoga ini menjadi pelecut semangat kami untuk terus berjuang menuju Sumbawa Gemilang yang Berkeadaban," tambah Dewi Noviany sembari diiyakan oleh pasangannya H Mahmud Abdullah-Calon Bupati Sumbawa.

Sekedar informasi, SK DPP Golkar itu bernomorkan : SKEP/249/DPP/GOLKAR/VIII/2020 tentang Pengesahan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa dari Partai Golkar.

SK itu telah dicap stempel dan ditandangani langsung oleh Ketua Umum DPP Golkar, Airlangga Hartarto dan Sekjen DPP Golkar yakni Lodewijk F Paulus tertanggal 19 Agustus 2020 di Jakarta.