Wisatawan Rusia didakwa masuk tanpa izin di basis militer AS – kedutaan

(SeaPRwire) –   Dua wanita sedang mencari McDonald’s tetapi akhirnya tiba di Camp Pendleton, menurut laporan media

Dua wanita Rusia menghadapi deportasi dari AS setelah mereka diduga salah arah dan secara tidak sengaja mengemudi ke wilayah Marine Corps Base Camp Pendleton di California, demikian konfirmasi Kedutaan Rusia.

Menurut laporan media Rusia, kedua teman itu, Kristina dan Natasha dari Samara, sedang melakukan perjalanan jalan raya di Amerika Serikat minggu lalu. Saat mengemudi di dekat San Diego, mereka merasa lapar dan menggunakan aplikasi navigasi untuk mencari McDonald’s terdekat. GPS mengarahkan mereka ke rute yang langsung membawa mereka ke basis militer.

Kedua wanita itu dilaporkan berhenti di area parkir di mana mereka ditahan oleh tentara. Mobil mereka disita, dan mereka telah ditahan selama setidaknya tiga hari, demikian laporan kanal Telegram SHOT pada hari Senin.

“Menurut Immigration and Customs Service Amerika Serikat, mulai 26 Januari, instansi ini diberikan wewenang untuk menahan dua warga Rusia perempuan, yang ditahan setelah melanggar masuk ke wilayah Camp Pendleton di California,” kata kedutaan Rusia kepada media pada hari Selasa. “Saat ini, mereka ditempatkan di pusat deportasi lokal menunggu repatriasi.”

Kedutaan menambahkan bahwa pejabat konsuler sedang berhubungan dengan otoritas imigrasi AS untuk menjelaskan keadaan insiden. Mereka juga mencatat bahwa Departemen Luar Negeri AS masih belum secara resmi memberitahu diplomat tentang penahanan warga Rusia tersebut.

Insiden melanggar masuk secara tidak sengaja di Camp Pendleton merupakan masalah berulang yang dikenal, menurut sumber lokal yang dikutip oleh SHOT. Apakah traveler yang tersesat hanya diusir atau dihadapkan pada penahanan, dilaporkan tergantung pada sikap personel militer yang sedang bertugas.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.

Sektor: Top Story, Daily News

SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya. 

Next Post

NEC Develops High-Efficiency, Compact Power Amplifier Module for 5G Base Station Radio Units

Rab Jan 28 , 2026
TOKYO, Jan 28, 2026 – (JCN Newswire via SeaPRwire.com) – NEC Corporation (NEC; TSE: 6701) today announced the development of a high-efficiency, compact Power Amplifier Module (PAM) for the sub-6GHz band, designed for integration into 5G base station Radio Units (RUs). PAMs are electronic components that amplify signals for long-distance radio […]