Warga Temukan 1 Set APD Bekas Pakai Dibuang di Sungai

https: img.okezone.com content 2020 09 10 610 2275937 warga-temukan-1-set-apd-bekas-pakai-dibuang-di-sungai-4Tg4MCMOVg.jpg

PRABUMULIH – Warga yang tinggal disekitar Jalan Lingkar, Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, mengaku takut tertular virus covid-19, setelah mendapati bekas alat pelindung diri (APD) biasa digunakan tenaga kesehatan dan pengubur jenazah dibuang sembarangan di sungai kelekar.

Alat Pelindung Diri (APD) yang ditemukan warga berupa Satu set APD mulai dari baju hazmat, masker, sepatu, sarung tangan hingga kacamata. APD dibuang sembarangan tersebut ditemukan pertama oleh masyarakat sekitar lokasi ketika akan buang air kecil ke sungai kelekar bawah jembatan.

“Kemarin ditemukan warga, kita tau pagi tadi dan masih ada belum diambil,” ungkap Nurhayati, satu diantara warga sekitar lokasi, Kamis (10/9/2020).

 Korban Covid-19

Nurhayati menuturkan, pihaknya khawatir APD yang dipakai menangani pasien covid 19 itu dibawa binatang ke rumah warga dan terpegang oleh anak-anak ketika bermain.

“Takutnya dibawa hewan ke lingkungan rumah lalu dimainkan anak dan membuat tertular oleh corona,” tuturnya.

Untuk itu pihaknya berharap kepada pemerintah khususnya para petugas medis yang menangani pasien corona agar jangan sembarangan membuang APD agar virus tidak menyebar ke masyarakat.

“Dengan ini takut kita nanti menular ke kita virusnya apalagi rumah kita dekat dengan lokasi pembuangan APD itu,” keluh Nirhayati.

 

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Prabumulih, dr Happy Tedjo mengungkapkan pihaknya akan menyelidiki siapa yang membuang APD tersebut.

“Yang pakai APD itu petugas kesehatan di rumah sakit, petugas puskesmas dan penggubur jenazah. Mestinya jangan dibuang sembarangan tapi harus dimusnahkan,” katanya singkat.

Wakil Walikota Prabumulih, Andriansyah Fikri SH, menanggapi terkait APD dibuang sembarangan itu mengaku jika APD saat ini dijual bebas dan masyarakat umum juga bisa memakai.

“Jadi tidak hanya petugas medis saja bisa pakai tapi masyarakat umum juga bisa sehingga kita tidak bisa juga langsung menjudge (menghakimi-red) itu ulah petugas medis,” katanya.

Namun Fikri menghimbau seluruh petugas medis baik PNS maupun non PNS agar memusnahkan dengan cara membakar APD yang sudah digunakan.

“Untuk apa kita lakukan sosialisasi, kampanye ini dan itu, pakai masker kalau aparat yang mengerti kesehatan malah melakukan itu,” katanya seraya memeritahkan Kadinkes menyelidiki siapa membuang APD sembarangan tersebut.

1
2

  • #Indonesia Lawan Corona
  • #Corona Virus
  • #APD Dibuang
  • #Virus Corona
  • #APD

Next Post

1.331 Personel TNI-Polri Amankan Pilkada Kalsel di Tengah Pandemi

Jum Sep 11 , 2020
Banjarmasin – Jajaran TNI-Polri bersiap mengamankan pelaksanaan Pilkada 2020 di Kalimantan Selatan (Kalsel) di tengah pandemi. Total ada 1.331 personel TNI-Polri yang akan mengamankan jalannya Pilkada di Kalsel. “Kami dari jajaran TNI-Polsi, dalam hal ini Polda Kalsel dan Kodam VI/Mulawarman siap mengamankan Pilkada 2020. Untuk pengamanannya sendiri, kami mengerahkan 1.100 […]