Tolak UU Cipta Kerja, AHY: Berbahaya, Ekonomi Pancasila Akan Bergeser

https: img.okezone.com content 2020 10 05 337 2288924 tolak-uu-cipta-kerja-ahy-berbahaya-ekonomi-pancasila-akan-bergeser-5RJwwbxrKF.jpg

JAKARTA – Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menegaskan bahwa walk out yang dilakukan oleh anggota Fraksi Demokrat dari rapat paripurna DPR, Senin (5/10/2020) sore, adalah penegasan atas penolakan terhadap pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja menjadi UU. Penolakan itu telah disampaikan secara resmi di tingkat Raker Badan Legislasi sebelumnya.

“Selaku Ketua Umum @PDemokrat, saya bersama Fraksi @FPD_DPR memutuskan Partai Demokrat tetap MENOLAK RUU Cipta Kerja. Sebagai penegasan atas penolakan kami tersebut, Fraksi Partai Demokrat WALK-OUT dari Sidang Paripurna DPR RI Senin (5/10) sore ini,” cuit AHY, sapaan akrab Agus Harimurti Yudhoyono, melalui akun pribadi Twitter, @AgusYudhoyono, Senin (5/10/2020) malam.

Baca Juga:  Drama Pengesahan RUU Ciptaker, Walk Out hingga Tangisan Anggota Dewan

Menurutnya, keputusan menolak RUU Cipta Kerja telah disampaikan Fraksi Demokrat sejak dalam pandangan akhir mini fraksi pada pengesahan tingkat I di Raker Baleg, Sabtu 3 Oktober 2020. Kemudian, penolakan ditegaskan dalam pendapat fraksi sidang paripurna DPR sore ini.

“Saya mohon maaf pada masyarakat Indonesia, khususnya buruh dan pekerja, karena kami belum cukup suara untuk bisa memperjuangkan kepentingan rakyat. Insyaallah kita terus memperjuangkan harapan rakyat,” tulisnya.

Menurutnya, pengesahan UU Cipta Kerja sangat dipaksakan karena banyak pasal yang merugikan kaum buruh dan pekerja yang jumlahnya sangat banyak. Bahkan, kata Agus, RUU ini juga berbahaya karena ekonomi Pancasila akan bergeser menjadi terlalu kapitalistik dan neoliberalistik yang jauh dari prinsip-prinsip keadilan sosial.

“Alih-alih berupaya unt ciptakan lap. kerja scr luas, RUU tsb berpotensi ciptakan byk sekali masalah lainnya,” cuit AHY.

Atas dasar itu, AHY menyerukan kepada seluruh pengurus dan kader Partai Demokrat serta mengajak elemen masyarakat, utamanya buruh dan pekerja, untuk bersama-sama bersuara menegakkan keadilan. “No one is left behind. Bersama kita kuat, bersatu kita bangkit. Tuhan Bersama Kita. #DemokratTolakRUUCiptaker,” tulisnya.

(Ari)

  • #AHY
  • #Agus Harimurti Yudhoyono
  • #RUU Cipta Kerja
  • #UU Cipta Kerja
  • # Omnibus Law

Next Post

Hujan Deras, Satu Jembatan Putus Diterjang Banjir di Bengkulu

Sen Okt 5 , 2020
JAKARTA – Hujan dengan intensitas tinggi sejak pukul 15.00 WIB hingga 22.00 WIB menyebabkan banjir di Desa Air Keruh, Kecamatan Ulu Talo, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, Senin (5/10/2020). Menurut data kaji cepat yang dilakukan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seluma, sebanyak 525 jiwa terdampak banjir […]