Tenaga Kesehatan di Jawa Disuntik Vaksin Covid-19 Gelombang Pertama

https: img.okezone.com content 2020 12 09 525 2324193 tenaga-kesehatan-di-jawa-disuntik-vaksin-covid-19-gelombang-pertama-sDTiStqnAN.jpg

BANDUNG – Bio Farma baru saja menerima 1,2 juta dari 3 juta dosis vaksin Covid-19 dalam bentuk jadi dari Sinovac, China. Rencananya, vaksin tersebut akan disuntikkan kepada tenaga kesehatan (Nakes) prioritas di tujuh provinsi di Pulau Jawa dan Bali. 

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan, 3 juta dosis vaksin ini, akan diperuntukan bagi tenaga kesehatan sebagai garda terdepan Covid-19 di Indonesia. Hal itu sesuai rekomendasi dan kajian Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

“Vaksinasi untuk tahapan pertama akan diberikan kepada tenaga kesehatan tinggi di tujuh provinsi di Pulau Jawa dan Bali. Kemudian, akan diperluas ke tenaga kesehatan non-komorbid di provinsi lainnya,” jelas dia, Selasa (8/12/2020).

Baca Juga: Pemprov DKI Siapkan Rp5 Triliun untuk Vaksin Covid-19

Kendati begitu, kata dia, pemberian vaksin untuk Nakes ini, tentu saja diberikan setelah izin penggunaan dalam keadaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM).

Menurut Manager Corporate Communication PT Bio Farma Iwan Setiawan, dari 3 juta dosis, pengiriman akan dilakukan dua tahap. Tahap pertama tiba pada 7 Desember 2020 kemarin sebanyak 1,2 juta dosis. Tahap berikutnya yaitu 1,8 juta dosis akan datang pada akhir Desember 2020.

“Sebenarnya total vaksin yang ditonton 1.258.000 dosis. Artinya, sisa 58.000 dosis akan digunakan untuk berbahagia kepulauan sampling, uji mutu, dan lainnya,” jelas Iwan.

Vaksin tersebut, kata dia, akan disimpan di Bio Farma pada suhu 2 hingga 2 hingga 8 derajat celcius sambil menunggu hasil uji klinis dan terbitnya izin edar dan EUA dadi Badan POM. Harapannya, EUA akan keluar Januari, sehingga awal februari diharapkan sudah mulai proses vaksinasi kepada nakes. 

Baca Juga:  Satgas Covid-19: 1,2 Juta Vaksin Sinovac untuk 600 Ribu Orang

(Ari)

  • #Bio Farma
  • #Covid-19
  • #Corona Virus
  • #Covid-19
  • #Vaksin COVID-19

Next Post

Angka Kelahiran Menurun, Jepang Danai Kecerdasan Buatan Bantu Warganya Cari Jodoh

Rab Des 9 , 2020
TOKYO – Jepang berencana untuk meningkatkan angka kelahiran yang turun tajam dengan mendanai skema perjodohan menggunakan kecerdasan buatan (artificial Intelligence/AI) untuk membantu warganya menemukan cinta. Mulai tahun depan, pemerintah Jepang akan menyubsidi pemerintah daerah yang sudah menjalankan atau memulai proyek yang menggunakan AI untuk menjodohkan orang-orang. Tahun lalu, jumlah bayi […]