Tawuran Antar Warga Pecah di Makassar, 1 Orang Kena Anak Panah

https: img.okezone.com content 2020 09 11 609 2275949 tawuran-antar-warga-pecah-di-makassar-1-orang-kena-anak-panah-Lil2IVoJU2.jpg

MAKASSAR – Tawuran antar warga kembali pecah. Aparat kepolisian Polrestabes Makassar yang tiba di lokasi langsung menembakkan gas air mata untuk meredam tawuran antar warga di Jalan Kandea, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat 11 September 2020.

Selain itu polisi juga menyisir lokasi tawuran warga dan menemukan sejumlah barang bukti. Beberapa barang bukti, seperti batu, anak panah, dan petasan, yang digunakan pelaku tawuran berhasil disita.

Danru Regu 2 Penikam Polrestabes Makassar, Bripka Amal mengatakan saat personel tiba di lokasi pihaknya melepas tembakan gas air mata dan langsung melakukan penyisiran di lokasi tawuran.

“Kami datang ke lokasi langsung menembakkan gas air mata untuk meredam tawuran,” kata Bripka Amal kepada wartawan di Makassar.

Diketahui, lokasi tawuran antar kelompok di Jalan Kandea memang kerap terjadi. Sehingga di lokasi tersebut pelaku tawuran saling serang menggunakan batu hingga senjata tajam jenis anak panah busur.

“Kita sita puluhan anak panah busur, batu, petasan di TKP,” kata Bripka Amal.

Akibat tawuran tersebut, menyebabkan seorang warga menjadi korban pembusuran. Sementara itu, selain barang bukti, polisi juga mengamankan beberapa orang yang diduga sebagai provokator juga turut ditangkap.

“Ada beberapa orang yang kami amankan, satu di antaranya terkena anak panah busur diduga provokator diamankan di Polsek Tallo,” ungkap Bripka Amal.

(wal)

1
1

  • #Polrestabes Makassar
  • #Tawuran antarpemuda
  • #Aksi Tawuran
  • #makassar
  • #Tawuran

Next Post

Tang Prize Foundation and National Taiwan University present 2020 Tang Prize Masters' Forum: Power of Civil Society for Realization of the Rule of Law

Jum Sep 11 , 2020
TAIPEI, TAIWAN, Sep 10, 2020 – (ACN Newswire) – In the advent of challenges posed by critical issues such as climate change, global pandemics and social justice, what can civilians in the modern era, those without power and resource, do to help? To look into this question, the Tang Prize […]