Surat Habib Rizieq : Aba Saat Ini Dalam Sel yang Dulu Pernah Ditempati

https: img.okezone.com content 2020 12 15 337 2327745 surat-habib-rizieq-aba-saat-ini-dalam-sel-yang-dulu-pernah-ditempati-LxfUKvhdY0.jpg

JAKARTA – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyatakan dirinya berada di sel yang pernah ditempati dalam surat yang ditulis tangan. Habib Rizieq kini ditahan di Rutan Polda Metro Jaya setelah ditetapkan sebagai tersangka.

“Semoga ummi & semua anak-anak aba selalu sehat & berkah serta dalam lindungan Allah SWT. Alhamdulillah, Aba saat ini ada dalam sel yang pernah Aba tempati dulu,” demikian bunyi surat tersebut.

Keberadaan surat tersebut dibenarkan kuasa hukum Habib Rizieq.

“Iya benar,” kata kuasa hukum Habib Rizieq, Ichwan Tuankotta saat dikonfirmasi Okezone, Senin (14/12/2020).

Selain itu, dalam surat tersebut Habib Rizieq mengaku saat ini berada dalam kondisi sehat dan merasa tenang.

Surat Habib Rizieq

“Aba dalam kondisi sehat wal afiat, aman & nyaman, tenang & senang, tidak ada sedikit pun perasaan duka & sedih, atau khawatir & takut, semua petugas tahanan baik,” tulisnya.

Untuk Habib Rizieq, polisi melakukan penahanan selama 20 hari ke depan terhitung sejak 12 Desember 2020. Penahanan dilakukan usai polisi memeriksa imam besar FPI itu selama hampir 14 jam.

Baca Juga : Ini Alasan Habib Rizieq Batal Daftar Gugatan Praperadilan

Polisi menjerat Habib Rizieq dengan Pasal 160 KUHP tentang penghasutan dan Pasal 216 KUHP dengan ancaman hingga 6 tahun penjara.

(erh)

  • #FPI
  • #Habib Rizieq Tulis Surat
  • #Habib Rizieq Ditahan
  • #habib rizieq

Next Post

Gara-Gara Darurat Covid-19 Slovakia, Pencuri Coklat Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Sel Des 15 , 2020
BRATISLAVA – Seorang pria yang mencuri dua batang cokelat dari sebuah toko di Slovakia terancam dipenjara selama 10 tahun karena keadaan darurat Covid-19. Kisah yang dialami pria dari barat laut Slovakia itu dilaporkan pekan ini, dan saudara perempuannya telah meminta Presiden Zuzana Caputova untuk campur tangan dalam kasus tersebut. “Hukuman […]