Secara fisik Stadion Wibawa Mukti sudah siap, rumputnya sudah sangat layak, fasilitas pendukungnya juga sudah siap

Cikarang, Bekasi () – Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat bersiap menggelar pertandingan sepak bola laga lanjutan pekan pertama BRI Liga 1 2021/2022 pada Sabtu (4/9/2021).

"Stadion Wibawa Mukti sudah siap 100 persen untuk menggelar BRI Liga 1 musim ini, mulai fisik hingga penerapan protokol kesehatan," kata Plt Kepala Dinas Budaya, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bekasi Henri Lincoln di Cikarang, Kamis.

Dia mengatakan sesuai jadwal yang dikeluarkan penyelenggara BRI Liga 1 yakni PT Liga Indonesia Baru (LIB), Stadion Wibawa Mukti Cikarang akan digunakan untuk menggelar dua pertandingan sekaligus pada Sabtu.

Kesebelasan PSIS Semarang dijadwalkan mengawali pertandingan perdananya melawan Persela Lamongan pada pukul 15.15 WIB dilanjutkan laga Borneo FC kontra Persebaya Surabaya pada pukul 18.15 WIB.

"Secara fisik Stadion Wibawa Mukti sudah siap, rumputnya sudah sangat layak, fasilitas pendukungnya juga sudah siap. Semua sudah dipersiapkan, mulai dari administrasi hingga perlengkapan pendukung pertandingan nanti," katanya.

Henri juga memastikan seluruh pertandingan di Stadion Wibawa Mukti Cikarang akan digelar sesuai ketentuan protokol kesehatan ketat guna mencegah penyebaran COVID-19.

"Pertandingan digelar tanpa penonton mengingat kondisi masih pandemi COVID-19," katanya.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga pada Disbudpora Kabupaten Bekasi Denny Rusnandi mengatakan stadion berkapasitas 30.000 tempat duduk yang menjadi kebanggaan warga Kabupaten Bekasi itu ditunjuk sebagai salah satu penyelenggara laga lanjutan pekan pertama BRI Liga 1 musim 2021/2022.

PT LIB, kata dia, menerapkan protokol kesehatan ketat cegah COVID-19 melalui sejumlah ketentuan yang juga tertuang dalam Surat Edaran Bupati Bekasi terkait pelaksanaan Liga 1 di wilayah PPKM Level 3.

Baca juga: Laga perdana lawan Persela bakal jadi ujian bagi PSIS

Mulai dari rekomendasi dan perizinan Satgas COVID-19 serta kepolisian, hingga kewajiban seluruh pemain, ofisial, kru media, dan staf pendukung untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi saat skrining orang yang keluar-masuk area pertandingan.

Kemudian meniadakan kegiatan menonton bersama oleh suporter baik di dalam stadion maupun di tempat terbuka umum. Seluruh pemain dan orang yang masuk ke dalam area stadion juga diwajibkan telah menjalani vaksinasi dosis kedua, hasil negatif PCR sehari sebelum bertanding, serta hasil negatif Antigen saat hari pertandingan.

"Pelaksanaan kompetisi Liga l juga wajib mengikuti aturan protokol kesehatan yang ditentukan oleh Kementerian Kesehatan dan Persatuan Sepak Bola Seluruh lndonesia," katanya.

Denny mengaku telah berkoordinasi dengan PT LIB, aparat kepolisian dan TNI terkait persiapan pengamanan sebelum dan selama laga berlangsung.

"Termasuk mengantisipasi kemungkinan adanya suporter yang nekat datang. PT LIB memang sudah berkoordinasi dengan kelompok suporter agar tidak datang, tetapi suporter juga kan ada yang tidak berkelompok. Nah ini sudah dibahas dan kepolisian juga pasti sudah mengantisipasinya," kata dia.

Baca juga: Skuad Borneo FC segera bertolak ke Jakarta hadapi Liga 1

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © 2021