Soal Covid-19, SBY: Masih Panjang Perang Ini

https: img.okezone.com content 2020 08 11 337 2260141 soal-covid-19-sby-masih-panjang-perang-ini-Qb1RAlvMY2.jpg

JAKARTA – Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan saat ini belum ada tanda-tanda kapan pandemi Covid-19 bakal berakhir. SBY menilai hanya Tuhan yang mengetahui kapan pandemi ini berakhir.

“Kalau ditanya kapan kira-kira pandemi Covid-19 ini berakhir, mungkin hanya Allah yang tahu, hanya Tuhan yang tahu persis kapan. Maksud saya, memang saat ini belum ada tanda-tanda akan berakhir,” kata SBY dalam acara peluncuran dua buku monograf karyanya di Kediamannya, Puri Cikeas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (10/8/2020) malam.

SBY mengatakan, mungkin ada yang menyatakan bahwa pandemi Covid-19 baru akan berakhir dua tahun lagi. “Barang kali itu belajar dari pengalaman Spanish Flu (Flu Spanyol). Ada juga kemarin Eropa sudah bagus. Sudah mulai datar sebagian menurun. Tanda-tanda akan berakhir, ternyata tidak,” katanya.

Baca Juga:  Kampanye Penggunaan Masker Didukung, Satgas Covid-19 Bangga dan Berterima Kasih

Dia menuturkan, pejabat WHO memperkirakan bahwa virus corona itu tidak akan pernah pergi atau tidak betul-betul hilang, tersimpan sebagai penghuni bumi yang baru seperti demam berdarah maupun malaria. “Sehingga kita memang belum tahu. Memang saya amati bulan Mei kemudian bulan Juli. Jadi saya di karantina ini tidak kemana-mana sesuai dengan anjuran pemerintah, sesuai dengan permintaan Presiden Jokowi,” ujarnya.

Selama karantina, SBY mengaku bisa menonton TV siang dan malam di rumahnya. “Berjam-jam lebih banyak dibanding saya jadi presiden dulu. Sehingga saya bisa mengamati negara demi negara, benua demi benua, ada yang tadinya sudah declining kembali mendatang. Yang tadinya mendatar bahkan sekarang meningkat lagi. Artinya belum bisa kita katakan bahwa entah 6 bulan lagi, entah setahun lagi akan berakhir pandemi ini,” katanya.

Baca Juga:  21 Relawan Uji Vaksin Covid-19 Sudah Lakukan Tes Usap 

Lebih lanjut dia mengatakan, semua tentu berharap agar vaksin bisa segera ditemukan, diproduksi dan didistribusikan untuk manusia sedunia. “Tapi itu juga perlu waktu, itu ada persoalan produksi dan distribusi, siapa yang dapat duluan, siapa yang belakangan lantas sejauh mana vaksin itu betul-betul ces pleng, bisa mencegah tidak muncul lagi sebaran virus, itu juga kita belum tahu. Oleh karena itu menurut saya lebih bagus kita mengatakan ini masih panjang perang ini,” katanya

(Ari)

  • #Susilo Bambang Yudhoyono
  • #SBY
  • #Indonesia Lawan Corona
  • #Covid-19
  • #Corona Virus
  • #Virus Corona


Loading…

Next Post

Terbitkan Edaran, Pemkot Surabaya Imbau Warga Tak Gelar Lomba HUT Ke-75 RI

Sel Agu 11 , 2020
SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, pada Senin 10 Agustus 2020 mengeluarkan surat edaran berupa imbauan agar warga Surabaya tidak menggelar lomba 17 Agustusan dan malam tasyakuran di tengah pandemi Covid-19. Warga Surabaya diimbau untuk tidak menggelar malam tasyakuran karena identik dengan makan bersama, sehingga rentan terjadi penularan Covid-19. Surat […]