Selamatkan Mertua yang Tak Bisa Berenang, Pemancing Tewas Tenggelam

https: img.okezone.com content 2020 08 03 512 2256448 selamatkan-mertua-yang-tak-bisa-berenang-pemancing-tewas-tenggelam-zoQS0ZexPk.jpg

BOYOLALI – Seorang pemancing tewas setelah menolong mertuanya yang tidak bisa berenang saat terjatuh ke Waduk Cengklik Boyolali, Jawa Tengah. Jasad Alfian Nurma Wibowo ditemukan di dasar Waduk Cengklik setelah 3 jam dilakukan pencarian.

Kapolsek Ngemplak AKP Arifin Suryani mengatakan, Tim Basarnas dan TRC BPBD Boyolali yang mendapat laporan adanya pemancing yang tenggelam di Waduk Cengklik langsung mencari korban dengan perahu karet di sekitar lokasi kejadian.

“Setelah proses pencarian selama kurang lebih 3 jam korban akhirnya ditemukan pada senin sore di dasar waduk di kedalaman 3 meter,” kata Kapolsek, melansir Sindonews.

Kejadian berawal saat korban yang bernama Alfian Nurma Wibowo bersama mertuanya Tahwadi, warga Kecamatan Andong, berencana memancing di tengah waduk dengan diantar oleh perahu nelayan.

“Setelah turun dari perahu, mertua korban tidak bisa berenang lalu ditolong oleh korban dan perahu yang mengantarkannya tadi,” timpalnya.

Baca Juga : Satgas Sebut Banyak Warga Bekasi yang Kerja di Jakarta Tertular Corona

Namun setelah mertua korban bisa naik ke atas perahu, nahas bagi korban yang diduga kelelahan akhirnya tenggelam dan tidak ditemukan.

“Setelah berhasil dibawa ke tepi waduk korban selanjutnya divisum di lokasi kemudian daan langsung dibawa ke rumah duka,” tuturnya.

Baca Juga : Lagi Asyik Nyate, Seorang Pria Dihajar Temannya hingga Tewas

(erh)

  • #Pemancing Tewas
  • #Boyolali
  • #korban tewas tenggelam
  • #tewas tenggelam
  • #tenggelam


Loading…

Next Post

Mendagri: Lakukan simulasi disiplin protokol COVID-19 di sekolah

Sen Agu 3 , 2020
Namun, diskresinya tetap kepada dinas daerahnya masing-masing, karena mereka yang tahu persis juga masalahnya. Tidak semua daerah yang dilihat warnanya kuning, hijau itu betul-betul menggambarkan situasi yang terjadinya Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyarankan agar pembelajaran tatap muka di sekolah menerapkan simulasi kedisiplinan protokol COVID-19 terlebih dahulu. […]