Rumah Ibunda Dikepung Massa, Mahfud MD: Selama Ini Berusaha Menghindar, tapi Kali Ini…

https: img.okezone.com content 2020 12 01 337 2319851 rumah-ibunda-dikepung-massa-mahfud-md-selama-ini-berusaha-menghindar-tapi-kali-ini-dnjEv78WWZ.png

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, mengungkapkan kekesalannya pasca-rumah sang ibunda di Pamekasan dikepung massa. 

Massa tersebut datang bergerombol dan mengepung rumah yang saat ini ditempati oleh ibu kandung mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu. 

Melalui akun Twitter pribadinya, Mahfud MD mengaku selama ini bisa memaklumi orang-orang yang menyerangnya secara pribadi. Namun, kali ini dia mengaku begitu terganggu ketika sang ibu ikut-ikutan jadi sasaran. 

“Saya selalu berusaha menghindar untuk menindak orang yang menyerang pribadi saya, karena khawatir egois dan sewenang-wenang karena saya punya jabatan,” tulis Mahfud MD melalui akun twitter pribadinya @mohmahfudmd pada Selasa (1/12/2020) malam.

“Sy siap tegas untuk kasus lain yang tak merugikan saya. Tapi kali ini mereka mengganggu ibu saya, bukan mengganggu menko polhukam,” lanjutnya. 

Melalui akun twitter tersebut, Mahfud MD menanggapi unggahan video yang tengah viral. Dirinya menuliskan kalimat tersebut untuk menanggapi tayangan video yang diunggah oleh salah seorang pengguna Twitter @jumianto_RK.

Baca juga: FPI Mengaku Tidak Tahu soal Pengepungan Rumah Mahfud MD

“Kalo lihat modelnya sih FPI Cabang Pamekasan, dulu ketua cabang FPI Pamekasan juga pernah bikin ulah,” tulis akun tersebut yang ditanggapi oleh Mahfud MD. 

Beberapa jam yang lalu memang beredar video amatir yang menunjukkan rumah Mahfud MD di Pamekasan dikepung massa. Mereka datang bergerombol dengan menggunakan truk.

Polda Jawa Timur (Jatim) memastikan situasi di sekitar rumah Menko Polhukam Mahfud MD di Pamekasan aman pasca ‘dikepung’ massa.

“Situasi aman dan kondusif. Tidak ada kerusakan. Aksi hanya berlangsung 5 menit. Setelah itu mereka kembali,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.

Wisnu mengatakan, begitu massa datang, aparat Polres Pamekasan langsung mengendalikan situasi. Petugas memberi pemahaman kepada massa dan meminta mereka kembali dengan tertib. 

Atas insiden ini, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terpancing agar wilayah Jatim tetap kondusif. “Jangan mudah terprovokasi dengan apa pun demi kondusifitas Jatim. Ayo jogo Jawa Timur,” ujarnya melalui pesan pendek. 

1
2

  • #pamekasan
  • #viral
  • #mahfud md

Next Post

2 Desember, PA 212 Serukan Ajakan Pakai Kaos Habib Rizieq

Rab Des 2 , 2020
JAKARTA – Reuni akbar Alumni 212 yang rencananya digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat pada hari ini, 2 Desember 2020 tak jadi digelar lantaran tidak mendapatkan izin pengelola. Wakil Sekretaris Jendral Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin Mengatakan, karena tak ada kegiatan reuni alumni 212 sebagai gantinya, pihaknya menyerukan umat […]