Remaja di Bekasi Disekap Lantaran Temannya Punya Utang Rp5 Juta

https: img.okezone.com content 2020 10 04 338 2288033 remaja-di-bekasi-disekap-lantaran-temannya-punya-utang-rp5-juta-h9pduWsqCu.jpg

BEKASI – Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota mengungkap motif pengeroyokan dan penyekapan terhadap MR (17) karena dipaksa terlibat atas permasalahan utang-piutang yang melibatkan temannya dengan 1 dari 8 pelaku yang memukuli dan menyekapnya tersebut.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Heri Purnomo mengatakan, MR jadi korban lantaran temannya yang terlibat masalah utang-piutang kabur saat bertemu kelompok pelaku, Kamis (1/10/2020).

“Untuk sementara berdasarkan hasil pemeriksaan, temannya korban ini punya utang Rp5 juta sama satu orang pelaku,” katanya, Sabtu (3/10/2020).

Akibatnya, korban yang ditangkap saat pertemuan dipukuli kelompok pelaku, dia juga dibawa ke sebuah apartemen di kawasan Bekasi Selatan. “Untuk memancing temannya yang tadi kabur, biar datang, korban dibawa ke apartemen. Di sana dia dipukuli hingga menyebabkan luka lebam. Kami masih menunggu hasil visum terkait luka-luka yang dialami korban,” ujarnya.

Sebanyak 8 dari 11 orang yang diamankan langsung ditetapkan sebagai tersangka. Heri menjelaskan salah satu pelaku yang diutangi teman korban bekerja di bidang investasi properti. Sebab, latar belakang pelaku agen sewa unit apartemen.

“Kami masih mendalami hubungan antara temannya korban dan pelaku yang jadi pemicu permasalahan ini,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, seorang pemuda menjadi korban penyekapan oleh sekelompok orang di lantai 9 Apartemen Mutiara di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Akibatnya, korban MR mengalami beberapa luka akibat bogeman mentah dan benda tumpul.

Ke-11 orang yang diamankan itu di antaranya berinisial B, AH, A, AL, IL, A, IR, I, H, A, dan A. Mereka sempat dilakukan penyidikan oleh petugas di Polres Metro Bekasi Kota.

“Namun yang ditetapkan sebagai tersangka hanya delapan orang dan keberadaan mereka masih diinterogasi dalam kasus ini,” ucapnya.

Menurut dia, korban disekap di lantai 9 Apartemen. Para pelaku membawa korban menggunakan kendaraan roda empat dari wilayah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Berdasarkan keterangan MR kepada penyidik, mulanya dia bersama rekannya berada di wilayah Tambun.

Rekannya sudah membuat janji kepada para pelaku pada Kamis (1/10) malam. Hanya saja, MR tidak tahu-menahu. Tiba-tiba rekan korban lari terbirit-birit ketika melihat belasan orang yang menemuinya. Korban sempat ingin coba kabur, tapi telah ditangkap sekelompok pelaku.

“Di sana (Tambun) korban dipukuli, habis itu dibawa ke mobil dan sampai apartemen. Di dalam mobil korban terus dipukuli, di apartemen korban mendapat kekerasan sampai dipukul memakai (benda tumpul) stik golf,” tuturnya. Korban yang dikunci dalam kamar apartemen, akhirnya berhasil melarikan diri melalui Balkon Apartemen.

Kondisinya yang lusuh itu menarik perhatian security. Oleh security korban diamankan, ditanya kenapa gitu, akhirnya dijelaskan dan dibawa ke Polres. Korban disekap dari Kamis malam sampai pagi. “Kondisi korban sudah membaik, dan kami masih melakukan pendalaman terkait kasus ini,” tegasnya.

Baca Juga : Polisi Tangkap 11 Orang Terkait Penyekapan Pemuda di Apartemen Bekasi

Dari 11 orang yang diamankan di apartemen itu, 8 orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dikenakan Pasal 328 KUHP tentang Penculikan, Pasal 333 KUHP tentang Penyekapan dan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan.

1
2

  • #Penyekapan
  • #Bekasi
  • #pengeroyokan
  • #penganiayaan
  • #penculikan

Next Post

Hendak Petik Buah Pala, Warga Bogor Temukan Mayat Pria Tergantung

Ming Okt 4 , 2020
BOGOR – Mayat pria tanpa identitas ditemukan menggantung di atas pohon pala di Kampung Bantar Karet, Desa Situ Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (3/10/2020). Kapolsek Cibungbulang, Kompol Ade Yusuf Hidayat mengatakan, mayat tersebut ditemukan warga yang mencari buah pala di perkebunan sekira pukul 16.00 WIB. Ketika hendak […]