Rebutan Konsumen, 2 Pedagang Plat Kendaraan Baku Hantam

https: img.okezone.com content 2020 10 01 340 2287081 rebutan-konsumen-2-pedagang-plat-kendaraan-baku-hantam-ln0vlAvCKT.jpg

JAMBI – Diduga saling berebut konsumen bengkel variasi plat motor, sesama pedagang plat mobil di Pasar Handil, Jelutung, Kota Jambi saling keroyok, pada Senin 28 September 2020.

Akibatnya, dua orang yang terluka dirawat di rumah sakit. Sedangkan, empat orang pelaku diamankan pihak Polsek Jelutung.

Kapolsek Jelutung, AKP Sunarji mengatakan, kedua kelompok yang bentrok itu membuka usaha menempa atau membuat plat kendaraan.

Menurutnya, setiap ada konsumen mereka selalu berebut hingga pada akhirnya berujung pengeroyokan.

“Mereka itu saling berebut konsumen untuk menempa plat kendaraan,” ungkap Sunarji, Kamis (1/10/2020).

Dia menambahkan, saat itu salah satu pemilik usaha, David Munandar tengah berdiri untuk memanggil konsumen. Sementara pemilik toko sebelah marah lantaran konsumen dihadangnya.

“Jadi mereka berebut konsumen. Pemilik usaha Kevin mengatakan “Aku ni cari makan jugo” sempat ribut. Namun belum sempat berkelahi,” tuturnya.

Diduga tidak senang dengan keributan diantara mereka, tidak lama kemudian, Kevin datang bersama teman-temannya. Tanpa ba bi bu lagi, langsung mengeroyok David, hingga pada akhirnya David dilarikan ke rumah sakit.

“Korban dua orang dilarikan ke rumah sakit lantaran pingsan, yaitu David dan Yayan, yang saat itu berada di bengkel variasi,” tukas Sunarji.

Dari kejadian itu, pihaknya mengamankan empat orang yang diduga pelaku. Empat orang pelaku tersebut, yaitu, Bagus (25), Rian (23), Ayik (27) dan Untung (31).

“Baru 4 orang yang diamankan, tetapi tidak menutup kemungkinan tersangka yang lain terlibat. Saat ini masih dalam penyelidikan,” tandasnya lagi.

Sebelumnya, video aksi tawuran di kawasan Kebun Handil, Jelutung, Kota Jambi di sejumlah media sosial Jambi.

Salah satunya, di Instagram (IG) kabarkampungkiitoo. Hingga Kamis (1/10/2020) pagi sudah ditonton lebih dari 42 ribu tayangan.

Bagaimana tidak, video berdurasi sekitar 1.30 menit tersebut memperlihatkan sejumlah laki-laki saling serang, baik dengan tangan kosong atau pun dengan alat seadanya.

Ironisnya, meskipun dalam suasana hujan deras, aksi anarkis tersebut tidak membuat mereka berhenti. Bahkan, akibat kejadian itu, terlihat seorang pemuda berpakaian kaos warna kuning terlihat terkapar di tengah jalan raya.

(wal)

1
1

  • #Polsek Jelutung
  • #Kota Jambi
  • #Kasus Penganiayaan
  • # Kasus Aniaya

Next Post

Gempa M5,2 Guncang Maluku Tenggara Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

Jum Okt 2 , 2020
JAKARTA – Gempa berkekuatan Magnitudo (M) 5,2 mengguncang Maluku Tenggara Barat, Kepuluan Maluku, Jumat (2/10/2020). Berdasarkan keterangan awal Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa gempa berlangsung pukul 01:15 WIB. Pusat gempa berasal di 6.40 Lintang Selatan, dan 130.79 Bujur Timur di 183 km barat laut Maluku Tenggara Barat. […]