Razia Prokes, Seorang Wanita Reaktif Covid-19 di Kafe Tanjung Duren

https: img.okezone.com content 2020 12 21 338 2331212 razia-prokes-seorang-wanita-reaktif-covid-19-di-kafe-tanjung-duren-uJX0xCohtE.jpg

JAKARTA – Satu orang wanita yang bekerja menemani pelanggan di sebuah kafe “Country” di Jalan Latumenten Raya, Grogol Petamburan, Jakarta Barat terdeteksi reaktif Covid-19. “Kita lakukan rapid test sebanyak 21 orang dan hasilnya satu orang dinyatakan reaktif,” ujar Kapolsek Tanjung Duren Kompol Agung Wibowo di Jakarta, Minggu 20 Desember 2020.

Temuan tersebut diketahui saat aparat tiga pilar Kecamatan Grogol Petamburan melaksanakan razia protokol kesehatan (prokes) pada Sabtu 19 Desember 2020 malam di tempat tersebut.

Baca Juga:  Kualitas Vaksin Sinovac Disorot, Apa Kata Satgas Covid-19?

Saat sidak prokes, pihaknya menemukan kafe musik tersebut melanggar aturan, karena ramai pengunjung dan masih beroperasi di atas jam 21.00 WIB. Oleh karenanya, semua pengunjung wajib melakukan tes cepat massal di lokasi kejadian oleh petugas kesehatan puskesmas setempat.

Prosedur tersebut merupakan tahapan operasi kemanusiaan yakni penertiban protokol kesehatan dengan membubarkan kerumunan massa di tempat hiburan, kafe dan restoran yang tidak mematuhi ketentuan protokol kesehatan dan jam operasional.

Sedangkan enam orang diperiksa atas pelanggaran protokol kesehatan tersebut. Dalam operasi yang digelar, pihaknya menerjunkan 48 personel gabungan.

Operasi kemanusiaan tersebut dalam rangka penerapan Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2020 tentang perubahan atas Peraturan Gubernur Nomor. 33 Tahun 2020 tentang pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam penanganan Covid-19 di DKI Jakarta.

Sementara di lokasi lain, ditemukan dua orang reaktif Covid-19 dalam operasi yustisi yang digelar di RPTRA Kalijodo Tambora, Jakarta Barat.

Baca Juga:  Kasus Covid-19 di Bogor Meroket, Bima Arya Isyaratkan Perpanjang PSBMK 

Temuan itu didapat dari total 85 pelanggar protokol kesehatan. Selain diberikan sanksi sosial, aparat tiga pilar Tambofa juga melakukan tes cepat guna mengetahui apakah warga yang langgar prokes terpapar Covid-19 atau tidak.

“Ditemukan dua orang reaktif dan selanjutnya dirujuk ke puskesmas untuk dilaksanakan tes usap,” ujar Kapolsek Tambora M Faruk Rozi di hari yang sama.

Faruk mengatakan 85 orang dengan rincian sebanyak 83 pelanggar diberikan sanksi sosial, dan sebanyak dua pelanggar memilih sanksi administrasi dengan total mencapai Rp300.000.

(Ari)

  • #Protokol Kesehatan
  • #Razia Prokes
  • #Covid-19
  • #Corona Virus
  • #Virus Corona

Next Post

Ustadz Haikal Dipanggil Polisi soal Mimpi Bertemu Rasulullah, Mahfud MD Pernah Bicara Ini

Sen Des 21 , 2020
JAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Habib Rizieq Shihab (HRS) Center Haikal Hassan dilaporkan ke polisi dengan tudingan menyebarkan berita bohong. Pada hari ini, Senin (21/12/2020), dia dipanggil Polda Metro Jaya. Ustadz Haikal disebut menyebarkan berita bohong terkait ceritanya mengaku bertemu Nabi Muhammad SAW dalam proses pemakaman 5 anggota laskar Front […]