PSBB Tangerang Kembali Diperpanjang Sebulan

https: img.okezone.com content 2020 10 22 338 2297557 psbb-tangerang-kembali-diperpanjang-sebulan-HBLzzIBmr9.jpg

TANGERANG – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Tangerang, Banten resmi diperpanjang kembali. Keputusan perpanjangan PSBB ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Banten Nomor 443/Krp.241-Huk/2020 tentang Penetapan Perpanjangan Tahap Kedua Pembatasan sosial Berskala Besar di Provinsi Banten. Hal ini juga disebabkan karena wilayah Tangerang masih berstatus zona oranye penyebaran Covid-19.

“PSBB di Tangerang masih diperpanjang,” kata Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar pada Kamis (22/10/2020).

Baca Juga:  Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Kapolda Metro Imbau Warga Tak Bepergian ke Luar Kota

Surat tersebut juga menyatakan bahwa PSBB di provinsi Banten sebagaimana dimaksud pada diktum kesatu dilaksanakan selama satu bulan sejak tanggal 21 Oktober 2020 sampai dengan tanggal 19 November 2020.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkot Tangerang Buceu Gartina juga membenarkan pihaknya sudah menerima surat tersebut. Surat tersebut menyatakan bahwa PSBB di seluruh wilayah Provinsi Banten termasuk Kota Tangerang kembali diperpanjang.

“Asisten Daerah Pemkot Tangerang baru terima suratnya,” ujar dia saat dihubungi melalui pesan singkat.

Baca Juga:  Operasional KRL Kembali Normal, Bima Arya : Sudah Tertib

Dalam surat tersebut, Gubernur Banten Wahidin Halim juga menegaskan seluruh Kabupaten Kota di wilayah Provinsi Banten wajib melaksanakan PSBB yang sudah diputuskan. Sementara itu untuk penerapan check point diatur oleh pemerintah daerah setempat.

(Ari)

  • #Covid-19
  • #Corona Virus
  • #PSBB
  • #Virus Corona
  • #PSBB Tangerang

Next Post

Disemprot Disinfektan, Gedung DPR RI Ditutup Dua Hari

Kam Okt 22 , 2020
JAKARTA – Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh gedung yang ada Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada Kamis dan Jumat, 22-23 Oktober 2020. Seluruh kegiatan di Kompleks Parlemen Senayan dihentikan, sehingga PNS, pegawai dan tenaga ahli (TA) bekerja dari rumah (work from home), termasuk kegiatan peliputan.  “Iya, Kamis-Jumat, […]