Pria Ini Tega Lecehkan Anak Tirinya yang Masih di Bawah Umur

https: img.okezone.com content 2020 08 12 512 2261312 pria-ini-tega-lecehkan-anak-tirinya-yang-masih-di-bawah-umur-wfcp7cmSKj.jpg

SEMARANG – Seorang pria di Kota Semarang Jawa Tengah, dibekuk polisi karena diduga menyetubuhi anak tirinya yang masih di bawah umur. Pelaku sempat melarikan diri ke Padang Sumatera Barat sebelum ditangkap polisi untuk dijebloskan ke penjara.

Pelaku adalah Reki (35) warga Kelurahan Pandean Lamper, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang. Peristiwa itu terungkap setelah ayah kandung korban menerima informasi anak gadisnya EA (13) mendapat perlakukan tak pantas dari pelaku.

Dalam pemeriksaan polisi terungkap, pelaku melakukan aksi pencabulan di rumah istrinya di Kelurahan Bangetayu Kulon, Kecamatan Genuk Kota Semarang. Rumah tersebut dihuni oleh empat orang, yakni pelaku, ibu korban, korban, dan adik korban yang masih berusia dua tahun.

“Tersangka sempat melarikan diri ke Padang Sumatera Barat. Namun pelaku kembali lagi ke Kota Semarang lantaran sudah merasa aman,” kata Kapolsek Genuk Kompol Subroto, kepada awak media, Rabu (12/8/2020).

 Pemerkosaan

Polisi yang mendapat informasi pelaku berada di rumahnya di Kelurahan Pandean Lamper Kecamatan Gayamsari Kota Semarang, segera bergerak ke lokasi. Petugas Unit Reskrim Polsek Genuk meringkus pelaku pada Sabtu 8 Agustus sekira pukul 10.00 WIB.

“Tersangka ditangkap di rumahnya. Tanpa perlawanan dan mengakui segala perbuatannya,” lugas dia.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 81 ayat (2) dan Pasal 76E juncto Pasal 82 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya yakni minimal 5 tahun sampai 15 tahun.

“Namun karena tersangka dan korban ada hubungan keluarga dekat, maka hukuman bisa diperberat ditambah 1/3 dari hukuman yang ditetapkan,” pungkas dia.

(wal)

1
1

  • #Kasus Pelecehan
  • #Semarang Jawa Tengah
  • #Korban Pelecehan Seksual
  • #Pelecehan anak
  • #Kasus Pemerkosaan


Loading…

Next Post

Pemerintah Imbau Masyarakat Bijak dalam Bermedsos

Kam Agu 13 , 2020
JAKARTA – Pemerintah mengimbau agar masyarakat bisa bijak dalam menggunakan media sosial (medsos). Kebebasan berpendapat dan berekspresi dijamin oleh undang-undang namun masyarakat juga dituntut untuk tidak menyebarkan hoaks. Saat ini, seluruh lapisan masyarakat dihadapkan pada realitas virtual yang lebih dominan sehingga menjadi penyebab banyak konflik di masyarakat. Realitas di era […]