PPATK Telusuri Transaksi Keuangan di Rekening FPI

https: img.okezone.com content 2021 01 06 337 2339578 ppatk-telusuri-transaksi-keuangan-di-rekening-fpi-9Ml3RLILpN.jpg

JAKARTA – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), telah melakukan penghentian sementara transaksi dan aktifitas rekening Front Pembela Islam (FPI) berikut afiliasinya.

Ketua Kelompok Hubungan Masyarakat PPATK, M. Natsir Kongah mengatakan, tindakan penghentian sementara transaksi dan aktivitas rekening FPI berikut afiliasinya tersebut, dilakukan dalam rangka pelaksanaan fungsi analisis dan pemeriksaan laporan dan informasi transaksi keuangan yang berindikasi tindak pidana pencucian uang dan/atau tindak pidana lain.

Baca juga:  PPATK Beberkan Alasan Blokir Sementara Rekening FPI 

Penetapan penghentian seluruh aktifitas atau kegiatan FPI sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Dalam Negeri RI, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Jaksa Agung RI, Kepala Kepolisian Negara RI, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme tentang Larangan Kegiatan, Penggunaan Simbol dan Atribut serta Penghentian Kegiatan FPI merupakan keputusan yang perlu ditindaklanjuti oleh PPATK sesuai dengan kewenangaannya.

“PPATK sebagai lembaga intelijen keuangan memiliki beberapa kewenangan utama, salah satunya adalah kewenangan untuk meminta Penyedia Jasa Keuangan (PJK), menghentikan sementara seluruh atau sebagian transaksi yang diketahui atau dicurigai merupakan hasil tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 44 ayat (1) huruf i UU TPPU,” kata Natsir dalam keterangannya.

 Baca juga: DPR: Mari Kita Akhiri Perdebatan soal Pembubaran FPI

Tindakan yang dilakukan oleh PPATK dimaksud merupakan tindakan yang diberikan oleh Undang-Undang untuk mencegah adanya upaya pemindahan atau penggunaan dana dari rekening yang diketahui atau dicurigai merupakan hasil tindak pidana.

“Saat ini, sesuai dengan tugas, fungsi, dan kewenangan yang diberikan oleh Undang Undang tersebut, PPATK tengah melakukan penelusuran terhadap rekening dan transaksi keuangan,” sambungnya.

Untuk efektivitas proses analisis dan pemeriksaan, sambung Natsir, PPATK juga telah melakukan penghentian sementara seluruh aktivitas transaksi keuangan dari FPI, termasuk penghentian sementara seluruh aktivitas transaksi individu yang terafiliasi dengan FPI.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 50 Tahun 2011 tentang Tata Cara Pelaksanaan Kewenangan PPATK dan Peraturan PPATK Nomor 8 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Penghentian Sementara dan Penundaan Transaksi oleh Penyedia Jasa Keuangan mengharuskan Penyedia Jasa Keuangan (PJK), termasuk bank-bank untuk menyampaikan Berita Acara Penghentian Sementara Transaksi kepada PPATK paling lama 1 (satu) hari kerja setelah penghentian sementara transaksi dilaksanakan.

Kata Natsir, sampai dengan hari ini Selasa (5/1/2021), sesuai Pasal 40 ayat (3) PerPres Nomor 50 Tahun 2011, PPATK telah menerima 59 Berita Acara Penghentian Transaksi dari beberapa Penyedia Jasa Keuangan atas rekening FPI, termasuk pihak terafiliasinya.

“Upaya penghentian sementara transaksi keuangan yang dilakukan oleh PPATK akan ditindaklanjuti, dengan penyampaian hasil analisis atau pemeriksaan kepada penyidik untuk dapat ditindaklanjuti dengan proses penegakan hukum oleh aparat penegak hukum yang berwenang,” pungkasnya.

Lihat juga:
Kumpulan Berita Trending dan Viral di Sini
1
2

  • #habib rizieq
  • #Rekening FPI Diblokir
  • #FPI
  • #PPATK

Next Post

Kemarin, Presiden divaksin COVID-19 hingga elektabilitas PDIP turun

Rab Jan 6 , 2021
Jakarta – Beberapa berita politik kemarin (Selasa 5/1) menjadi perhatian pembaca dan masih menarik untuk dibaca kembali, dari Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan menjalani suntik vaksin COVID-19 buatan Sinovac pada 13 Januari 2021 hingga Elektabilitas partai politik seiring pergantian tahun mengalami penurunan, bahkan PDI Perjuangan yang merupakan pemenang Pileg 2019 […]