Polisi Pulangkan Ratusan Remaja amp; Pelajar Terkait Demo UU Cipta Kerja

https: img.okezone.com content 2020 10 22 519 2297517 polisi-pulangkan-ratusan-remaja-pelajar-terkait-demo-uu-cipta-kerja-XuEmUxQFUz.jpg

SURABAYA – Ratusan remaja dan anak-anak masih berstatus pelajar SMK yang diamankan Polrestabes Surabaya saat aksi Geraka Tolak Omnibus Law (Getol) di Gedung Negara Grahadi Surabaya, pada Rabu 21 Oktober 2020 sore dipulangkan dengan di jemput orangtua mereka masing-masing. Namun, satu orang masih diproses polisi karena kedapatan membawa botol yang diduga bom molotov.

Ada 182 remaja, dan 99 orang di antaranya masih berstatus pelajar yang diamankan. Mereka sempat menjalani pemeriksaan selama 24 jam untuk mengetahui keterlibatan mereka terhadap aksi demo penolakan omnibus law yang tersebar di media sosial.

Bagi yang tidak terbukti, diserahkan ke orangtua mereka masing masing. Sebelumnya, juga dilakukan rapid tes untuk mengetahui mereka terpapar Covid-19 atau tidak.

Baca Juga:  Soal UU Cipta Kerja, Moeldoko : Presiden Jokowi Ambil Keputusan Tak Populis

Salah satu pelajar kelas 1 SMK di Surabaya yang diamankan polisi mengaku hendak ke mall di kawasan Tunjungan bersama empat temannya. Namun, sampai di Jalan Basuki Rahmat yang lokasinya berdekatan dengan aksi masa Getol, mereka diringkus anggota Polrestabes Surabaya.

“Hari ini, yang tidak kedapatan barang bukti kita pulangkan ke orangtua, dan kita hubungi dinas untuk memberikan pembinaan, agar kalau ada demo kali tidak ikut-ikutan,” ujar Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo, Selasa (21/10/2020).

Baca Juga:  Presiden Jokowi Belum Tanda Tangani UU Cipta Kerja

Hingga saat ini, satu orang masih diproses polisi karena kedapatan membawa botol yang diduga bom molotov. Selain melakukan pendalaman terhadap pemuda yang membawa bom molotov. Polisi akan melakukan patroli siber untuk menyelidiki akun media sosial yang mengajak masyarakat turut aksi menolak omnibus law.

 

(Ari)

  • #Pelajar Demo Omnibus Law
  • #POlrestabes Surabaya
  • #Demo UU Cipta Kerja
  • #Demo Omnibus Law
  • # Omnibus Law

Next Post

Gempa Susulan M2,6 Kembali Guncang Lebak

Kam Okt 22 , 2020
JAKARTA – Gempa susulan berkekuatan Magnitudo (M) 2,6 kembali mengguncang Bayah, Lebak, Banten, Kamis (22/10/2020) pukul 01.09 WIB. Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, pusat gempa berlangsung di 6.92 Lintang Selatan, dan 106.34 Bujur Timur. Gempa berada di darat, tepatnya 9 kilometer di timur laut Bayah di kedalaman […]