Polisi Gerebek Reuni SMK Berujung Pesta Miras dan Narkoba di Bogor

https: img.okezone.com content 2020 10 05 338 2288354 polisi-gerebek-reuni-smk-berujung-pesta-miras-dan-narkoba-di-bogor-sB5WpogbR7.jpg

BOGOR – Polisi menggerebek kegiatan reuni alumni SMK yang digelar dengan pesta minuman keras dan narkoba di sebuah villa di Ciampea, Kabupaten Bogor. Dalam kegiatan tersebut, mirisnya terdapat pasangan suami istri yang turut membawa anak kecil.

“Ada yang bawa anak istri. Dia mabok di situ, anaknya masih kecil dibawa,” kata Kapolsek Ciampea AKP Andri Alam, dikonfirmasi, Minggu (4/10/2020).

Dari 33 orang yang diamankan, telah ditetapkan 4 orang tersangka yakni AS (32) atas penguasaan ganja, AN (25) penyalahgunaan ganja, JM (20) penguasaan obat dan JL (37) ketua panitia reuni.

“Jadi setelah diamankan dari villa pukul 23.00 WIB, jam 3 subuh semua peserta reuni berjumlah 33 orang itu dibawa ke Polres Bogor. Terkait penanganan kasusnya langsung ke Satnarkoba,” jelas Andri.

Sementara ketika ditanya ada dugaan pesta seks atau tidak dalam kegiatan reuni SMK tersebut, Andri belum dapat memastikannya. Karena, masih harus dilakukan proses pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut.

“Kita gak tahu terjadi pesta seks apa enggak di sana, yang jelas kehadiran kita di sana secara respon dapat menggagalkan pesta miras dan narkoba yang pasti berhasil menggagalkan kegiatan itu. adi kita blm bisa pastikan (ada pesta seks atau tidak),” tutupnya.

Sebelumnya, polisi mengamankan 33 orang yang diduga tengah asik berpesta miras dan narkoba dari sebuah villa di Desa Cibuntu, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor Sabtu 3 Oktober 2020 malam.

Adapun barang bukti diamankan belasan botol miras, tiga linting ganja dan obat-obatan keras daftar G. Diketahui, mereka tengah melaksanakan kegiatan reuni alumni salah satu SMK di Kota Bogor.

(kha)

  • #Reuni SMK
  • #bogor
  • #Narkoba
  • #miras
  • #pesta miras

Next Post

Viral Video Polisi Joget Berkerumun dan Tanpa Masker di Pasuruan

Sen Okt 5 , 2020
PASURUAN – Viralnya video polisi dangdutan di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur membuat heboh warganet. Namun pihak Polres Pasuruan mengaku belum mengetahui adanya video yang viral tersebut. Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan menyatakan, baru mengetahui video viral tersebut dari media. Ia menyebut acara dangdutan tersebut tanpa sepengetahuan dirinya. “Saya baru […]