Pimpinan DPRD Bela Keputusan Anies soal PSBB Total

https: img.okezone.com content 2020 09 13 338 2276898 pimpinan-dprd-bela-keputusan-anies-soal-psbb-total-x0ktZBxgqq.jpg

JAKARTA – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik tak sepakat bila ada anggapan keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) itu melenceng dari pemerintah pusat.

“Sejumlah menteri tersebut menganggap seolah-olah apa yang diputuskan Gubernur DKI itu melenceng atau bertentangan dengan pemerintah pusat,” kata Taufik dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (13/9/2020).

Politikus Partai Gerindra ini menekankan, kebijakan Anies untuk memberlakukan PSBB “total” dengan mengistilahkan “mencabut rem darurat” merupakan upaya menyelamatkan warga Jakarta dari makin merajalelanya Covid-19.

“Jumlah warga yang positif Covid-19 terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Ketersediaan kamar rumah sakit di Ibu Kota bagi pasien Covid-19 makin terbatas dan sangat mungkin akan banyak pasien yang tidak tertampung jika trennya terus meningkat,” tutur Taufik.

Ia mengakui, kebijakan “mencabut rem darurat” yang diambil Anies dan mulai berlaku 14 September 2020 akan mempengaruhi roda perekonomian Ibu Kota. Langkah ini menurutnya adalah untuk menyelamatkan nyawa warga Jakarta dan memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Dalam pertimbangan Anies Baswedan, nilai nyawa warga jauh lebih berharga dari harta-benda,” ujarnya.

Di sisi lain, Taufik menyebut, apa yang diputuskan Anies justru sejalan dengan instruksi Presden Joko Widodo. Saat membuka sidang kabinet paripurna di Istana Negara Senin, 7 September 2020 lalu.

Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa kunci dari ekonomi Indonesia agar menjadi baik adalah kesehatan yang baik. Artinya, fokus penanganan Covid-19 adalah masalah kesehatan dan harus dinomorsatukan.

“Karena itu, Presiden Joko Widodo memerintahkan jajarannya untuk fokus pada penanganan pencegahan Covid-19 secara baik. Jika aspek kesehatan dalam menangani Covid dapat dilaksanakan dengan baik, masalah ekonomi akan ikut membaik,” tutur dia.

Baca Juga : Epidemiolog Sebut PSBB Total Langkah Tepat, tapi Butuh Dukungan

“Semoga kita bisa kembali mau bergandeng tangan dalam menghadapi Covid-19, menyelamatkan nyawa rakyat, dan pada gilirannya memulihkan perekonomian bangsa. Sudah saatnya kita mengesampingkan ego sektoral dalam menghadapi masalah bangsa ini,” ucapnya.

Baca Juga : Anies Sebut Pemerintah Pusat Dukung PSBB Total

1
2

  • #PSBB di Jakarta
  • #PSBB DKI Jakarta
  • #PSBB
  • #Indonesia Lawan Corona
  • #Covid-19
  • #Corona Virus
  • #Virus Corona

Next Post

Anies Pastikan SIKM Tak Berlaku saat PSBB Besok

Ming Sep 13 , 2020
JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal menerapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total. Akan tetapi, surat izin keluar masuk (SIKM) Jakarta tak akan berlaku saat PSBB besok. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa saat PSBB yang dimulai pada (14/9/2020) itu, tak akan ada lagi pemeriksaan SIKM di […]