Pesan Muhadjir untuk Dokter dan Nakes: Selamatkan Dulu Diri Sendiri Sebelum Orang Lain

https: img.okezone.com content 2020 09 03 337 2271765 pesan-muhadjir-untuk-dokter-dan-nakes-selamatkan-dulu-diri-sendiri-sebelum-orang-lain-8NNffm9oyW.jpg

JAKARTA – Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 bersama Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menggelar doa bersama dan hening cipta untuk keselamatan dokter Indonesia serta seluruh tenaga kesehatan yang berjuang menjadi garda terdepan melawan Covid-19. Bahkan, hingga saat ini sebanyak 100 dokter gugur akibat Covid-19.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy memberikan pesan kepada para dokter dan nakes untuk betul-betul mematuhi semua standar operasional prosedur yang harus dilalui.

“Terutama yang penting adalah selamatkan dulu diri sendiri, sebelum menyelamatkan orang lain,” ucapnya secara virtual dari kanal BNPB, Rabu (2/9/2020).

“Saya tahu sumpah dokter memang menghendaki, menuntut adanya pemberian penghormatan di dalam memberikan pelayanan. Tetapi tentu saja kita harus juga menyadari pelayanan ataupun pengorbanan apapun tidak akan ada artinya itu juga harus mengorbankan keselamatan dari para profesional itu sendiri,” tambah Muhadjir.

“Karena itu pada kesempatan ini saya sekali lagi memohon dengan sangat supaya para dokter bisa saling mengawasi, saling mengingatkan sesama koleganya agar kasus meninggalnya, wafatnya para tenaga dokter Indonesia yang di dunia tergolong sangat tinggi ini betul-betul semakin dihindari. Mudah-mudahan semakin bisa bekerja dengan sangat baik terutama bisa menjaga keselamatan diri para profesional, khususnya para dokter di medan pertempuran melawan Covid-19 ini,” tegas Muhadjir.

Muhadjir mengatakan tentu saja dalam konteks perang melawan Covid-19 ini dokter adalah garda terdepan.

“Kalau di dalam ilmu perang, para dokter ini adalah Queen of the Battle. Jadi ratu pertempuran. Artinya apa? Dia tidak bisa ditinggal sendirian. Sebagaimana seorang ibu, seorang induk maka semua kebutuhan induk harus dipenuhi agar untuk bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.”

Baca Juga : 100 Dokter Gugur Selama Pandemi Covid-19, IDI Gelar Doa Bersama

“Karena itu, sekali lagi jangan segan-segan kalau memang ada kebutuhan, ada keperluan yang memang harus dipenuhi untuk para dokter bisa disampaikan kepada pemerintah baik melalui Kemenko PMK maupun melalui Satgas Covid-19 dan kita Insya Allah berupaya keras untuk bisa memenuhi itu,” tutur Muhadjir.

Baca Juga : Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Melebihi Batas Bahaya WHO

(erh)

  • #Menko PMK Muhadjir Effendy
  • # Menko PMK Muhadjir
  • #Dokter Meninggal Corona
  • #Dokter Meninggal Covid-19
  • #Indonesia Lawan Corona
  • #Covid-19
  • #Corona Virus
  • #Virus Corona

Next Post

Sepekan Terakhir, Klaster Industri Penyumbang Terbanyak Kasus Covid-19 di Bekasi

Kam Sep 3 , 2020
BEKASI – Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah menyebutkan dalam satu pekan terakhir ini klaster industri menyumbang sebanyak 414 kasus. Jumlah tersebut berdasarkan hasil dari PT LG elektornik, PT Suzuki Indonesia, dan PT NOK, yang berada di kawasan MM210, Cikarang Barat dan Tambun. “Sebanyak 414 kasus ini merupakan […]