Perludem Dorong KPU amp; Bawaslu Berkoordinasi Soal Temuan

https: img.okezone.com content 2020 08 12 337 2260735 perludem-dorong-kpu-bawaslu-berkoordinasi-soal-temuan-ADqpXh0L2i.jpg

JAKARTA – Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), mendorong agar Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk saling berkoordinasi soal ada temuan ribuan pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS).

Sebelumnya, Bawaslu merilis adanya 73.130 pemilih yang TMS. Selain itu, sebanyak 23.968 pemilih juga tak masuk sebagai daftar pemilih tetap. Namun, KPU menyatakan bahwa temuan Bawaslu tersebut bersifat janggal lantaran tidak ada detail by name dan by address dalam data tersebut.

“Saya kira KPU dan Bawaslu perlu melakukan koordinasi tindak lanjut dengan Bawaslu atas temuan yang didapat Bawaslu. Apakah memang ada data yang belum masuk ataukah ada data yang masuk daftar pemilih tapi justru tidak memenuhi syarat. Tujuan dilakukan pengawasan proses pemutakhiran data pemilih kan memang untuk memastikan semua pemilih yang memenuhi syarat bisa terdata dan tidak kesuliatan apalagi sampai kehilangan hak pilihnya di Pilkada 2020,” kata Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini saat dihubungi Okezone, Rabu (12/8/2020).

Titi menilai, perlu adanya komunikasi lanjutan antara KPU dan Bawaslu dalam rangka menyamakan frekwensi guna memastikan akurasi dan kualitas data pemilih Pilkada 2020.

“Keberadaan pengawas tentu diharapkan bisa berkontribusi positif bagi penguatan kualitas data pemilih Pilkada,” ujarnya.

 pemilu

Menurut Titi, data pemilih kerap menjadi salah satu permasalahan dalam kontestasi Pilkada. Pasalnya, proses pemutakhiran yang berlangsung tidak sesuai dengan aturan main yang ada, mulai dari sisi kedisiplinan petugas dalam berkerja maupun faktor kualitas data yang diolah.

“Perlu keterlibatan banyak pihak dalam menjaga kualitas data pemilih kita. Keterbukaan KPU, partispasi partai politik dan tim pasangan calon dalam mencermati data, pengawasan atas kualitas data oleh pengawas. Serta tentu tak lupa partisipasi masyarakat dalam memastikan namanya terdaftar atau tidak serta apakah ada data pemilih yang berdasar pengertahuannya bermasalah atau tidak,” tukasnya.

(wal)

1
1

  • #Pilkada Serentak
  • #Perludem
  • #Bawaslu RI
  • #KPU RI
  • #Pemilu 2020


Loading…

Next Post

Bawaslu Temukan Ribuan Pemilih TMS, KPU: Temuannya Janggal

Rab Agu 12 , 2020
JAKARTA – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Viryan Azis mengatakan, bahwa temuan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang menemukan ribuan pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) bersifat janggal. Pasalnya, surat yang dikirim Bawaslu yang mengklaim sebanyak 73.130 pemilih yang telah dicoret dan TMS tersebut tidak memiliki nama dan alamat dari data […]