Perawat Meninggal karena Corona Usai Dirawat 19 Hari

https: img.okezone.com content 2020 09 28 519 2284679 perawat-meninggal-karena-corona-usai-dirawat-19-hari-V8w00rFTta.jpg

SURABAYA – Tenaga medis kembali berduka setelah seorang pewarat Puskesmas meninggal karena virus corona atau Covid-19. Peawat Puskesmas Manding, Sumenep, Jawa Timur itu meninggal usai dirawat 19 hari.

Perawatan tersebut, dilakukan di ruang isolasi khusus RSUD Dokter Soetomo, Surabaya.

Perawat yang meniggal ini diduga terpapar Covid-19 saat memberikan pelayanan kesehatan di puskesmas. Selain itu adanya penyakit penyerta semakin memperparah kondisi almarhumah.

“DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) prihatin dengan terus gugurnya tenaga perawat khususnya di Jatim,” jelas Prof Nursalam selaku Ketua DPW PPNI Jatim.

Baca Juga : Imbas Dangdutan Wakil Ketua DPRD Tegal, Pedagang Kecil Kini Susah Jualan

PPNI, kata dia, mendesak pemerintah untuk melakukan pemeriksaan kesehatans secara berkala kepada perawat untuk dapat mengetahui kondisi terkini para parawat.

Dengan meninggalnya almarhumah, maka jumlah perawat di Jatim yang meninggal akibat Covid-19 menjadi 28 orang. Di antaranya sepuluh perawat dari Kota Surabaya, tiga dari Sidoarjo, Tuban dan Sumenep serta Bojonegoro masing-masing dua orang.

(aky)

  • #Covid-19
  • #Tenaga Medis Corona
  • #Indonesia Lawan Corona
  • #Virus Corona
  • #Tenaga Medis Meninggal Dunia

Next Post

Ini Faktor Penentu Turunkan Kasus Positif Corona di Indonesia

Sen Sep 28 , 2020
JAKARTA – Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito membeberkan sejumlah faktor penentu agar bisa menurunkan kasus konfirmasi positif corona (Covid-19) di Indonesia. Salah satunya adalah kebijakan yang efektif dari semua daerah di Indonesia. Jika kebijakan pemerintah daerah tersebut dipatuhi dan ditaati oleh warganya, maka besar kemungkinan […]