Pengurus Masjid Dibacok Rekannya saat Jadi Imam Salat

https: img.okezone.com content 2020 09 11 610 2276515 pengurus-masjid-dibacok-rekannya-saat-jadi-imam-salat-2Zx9tCtqtq.png

OKI – Pengurus salah satu masjid di Kabupaten OKI, Sumsel menjadi korban pembacokan saat menjadi imam salat Magrib, Jumat (11/9/2020). Pelaku berhasil ditangkap setelah melarikan diri.

Ustad yang sekaligus pengurus masjid ini diketahui bernama Arif mendapatkan serangan bacokan sebanyak dua kali. Akibatnya, korban mengalami dua luka dan harus dilarikan ke RSUD Kayuagung.

Saat itu, korban menjadi imam shalat Magrib. Masih di rakaat pertama, tiba – tiba pelaku datang dan langsung mengayunkan parang sebanyak dua kali ke tubuh korban. Mendapatkan serangan tiba-tiba, korban tidak berdaya.

Pelaku usai melukai korban langsung berlari namun berhasil dikejar dan ditangkap warga dan jamaah masjid di dekat rumah salah seorang warga. Dan tidak lama beberapa anggota polisi melintas dan langsung mengamankan pelaku.

“Tidak melihat secara langsung pembacokannya. Kena bacok di bahu dan dada,” ujar salah seorang warga sekitar yang enggan menyebutkan namanya itu.

Kejadian ini sontak membuat geger warga setempat. Karena tidak menduga seorang imam masjid menjadi korban penyerangan. Apalagi pelaku kemudian diketahui ternyata warga sekitar yang juga pengurus di masjid tersebut bagian kotak amal.

Kapolsek Kayuagung, OKI, AKP Tarmizi saat dimintai keterangan membenarkan kejadian tersebut.

“Untuk saat ini pelaku telah diamankan dan masih dimintai keterangan,” katanya.

Sementara itu pelaku, Meiyudin (50) mengaku melakukan tindakan tersebut karena tersinggung dengan ucapan korban. Pelaku dan korban korban sama-sama pengurus masjid, di mana pelaku bagian kotak amal dan korban ketua pengurus.

1
2

  • #Imam Masjid Ditusuk
  • #Pambacokan
  • #Polsek Kayuagung
  • #Sumsel
  • #Aksi Pembacokan
  • #Kasus Pembacokan

Next Post

Balon Wali Kota Surabaya Machfud Akui Sempat Positif Corona

Sab Sep 12 , 2020
SURABAYA – Bakal calon (Balon) wali kota Surabaya, Machfud Arifin menyatakan dirinya sempat positif Covid-19 sebelum pendaftaran ke KPU Kota Surabaya. Hal itu disampaikannya secara terbuka melalui daring dalam konferensi pers secara daring di posko pemenangannya di kawasan Jalan Basuki Rahmad Surabaya, Jumat (11/9/2020). Sementara tim pemenangan Arifin juga menyatakan […]