Pengungkapan Kasus Polsek Ciracas Bisa Jadi Modal Pembenahan TNI-Polri

https: img.okezone.com content 2020 08 31 337 2269944 pengungkapan-kasus-polsek-ciracas-bisa-jadi-modal-pembenahan-tni-polri-QgqQ9fxZuN.jpg

JAKARTA – Langkah cepat Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya dalam mengungkap para pelaku Penyerangan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur pada Sabtu 29 Agustus 2020 dini hari kemarin mendapatkan apresiasi dari banyak pihak. Bahkan, kekompakan keduanya dinilai bisa menjadi modal untuk pembenahan institusi TNI-Polri ke depannya.

“Langkah Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman dan Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana yang cepat mengungkap pelaku peristiwa perusakan Polsek Ciracas bisa diartikan bahwa kedua pimpinan institusi ini mempunyai komitmen yang sama sekaligus menjawab keraguan publik terhadap upaya hukum di kasus ini,” Sekretaris Wilayah Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM DKI Jakarta, Muhamad Ridwan Ristomoyo kepada wartawan, Minggu (30/8/2020).

Baca Juga:  Usut Penyerangan Polsek Ciracas, Danpuspom TNI: Tidak Ada yang Akan Lolos!

Ridwan berharap, agar langkah hukum yang dilakukan terhadap para oknum TNI pelaku perusakan bisa memberikan efek jera. Tentu proses hukumnya harus dilakukan secara professional dan adil.

“Proses hukum terhadap para oknum TNI harus profesional dan memberikan efek jera agar kejadian serupa tidak terulang lagi di kemudian hari. Masyarakat cukup berharap sinergitas TNI dan Polri bukan hanya sebatas jargon,” ujarnya.

 

Menurut Ridwan, insiden perusakan Polsek Ciracas merupakan momentum untuk Pangdam Jaya melakukan pembenahan organisasi TNI di wilayahnya. Terlebih, Mayjen Dudung juga memiliki pengalaman dalam mengelola pendidikan militer.

“Ini tentunya akan menjadi pekerjaan rumah yang besar terutama untuk Pangdam Jaya baru bapak Mayjen TNI Dudung Abduracman. Apalagi beliau punya pengalaman mengelola lembaga pendidikan militer, tentunya beliau mumpuni untuk melakukan reformasi TNI sesuai kebutuhan jaman,” imbuh Ridwan.

Baca Juga:  Nah Loh! KSAD Jenderal Andika Paksa Anggota yang Rusak Polsek Ciracas Bayar Ganti Rugi

Dia menilai, sinergitas dan profesionalisme anggota TNI Polri merupakan modal penting dalam membangun kehidupan berbangsa. Dengan kekompakan antara Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya yang ditunjukkan dalam pengungkapan kasus ini diharapkan dapat menjadi awal yang baik dalam pembenahan institusi ini ke depannya.

“Kemarin beberapa kali terlihat Pangdam Jaya dan Kapolda melakukan konferensi pers secara bersama-sama, saya melihat cara komunikasi keduanya menujukan mereka punya komitmen dipenagakan hukum. Kekompakan keduanya merupakan modal besar untuk pembenahan organisasi dikedua ya,” harap pegiat HAM ini.

(Ari)

  • #polri
  • #tni
  • #Polsek Ciracas
  • #Penyerangan Mapolsek Ciracas
  • #Perusakan Mapolsek Ciracas

Next Post

Gempa M 4,7 Guncang Pacitan

Sen Agu 31 , 2020
Jakarta – Gempa magnitudo (M) 4,7 terjadi di Pacitan, Jawa Timur. Pusat gempa berada di laut. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa terjadi Senin (31/8/2020), sekitar pukul 01.28 WIB. Gempa terjadi pada kedalaman 65 kilometer. “Pusat gempa berada di laut 70 km Tenggara Pacitan,” tulis BMKG melalui akun […]