Pemkot Solo Kembali Perketat Larangan Anak Pergi ke Tempat Publik

https: img.okezone.com content 2020 10 25 512 2299387 pemkot-solo-kembali-perketat-larangan-anak-pergi-ke-tempat-publik-YHbsvfE00z.jpg

SOLO – Pemkot Solo kembali memperketat aturan anak-anak berada di tempat publik, akibat penyebaran Covid-19. Aturan yang memperkenankan anak usia di atas lima tahun berada di keramaian bakal dicabut.

Selama dua pekan terakhir sejak Selasa 13 Oktober 2020 lalu, Pemkot Solo memberi kelonggaran anak usia di atas lima tahun diperkenankan pergi ke mall, pasar tradisional, toko modern, pusat perbelanjaan, tempat wisata, dan arena bermain.

“Pengetatan kembali kami lakukan, karena terdapat peningkatan kasus Covid-19 pada anak,“ kata Ketua Pelaksana Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani, Minggu (25/10/2020).

Dari total kasus Covid-19 di Solo yang mencapai 1.067 orang hingga Minggu (25/10/2020), 10 persen diantaranya adalah anak-anak atau usia 18 tahun ke bawah. Bahkan beberapa diantaranya adalah bayi dan balita.

Virus Corona

Aturan pengetatan akan ditetapkan melalui Peraturan Wali Kota (Perwali) dan Surat Edaran (SE) Wali Kota yang baru, dan mencabut aturan lama.

Dalam aturan baru, anak usia 15 tahun ke bawah kembali dilarang ke tempat publik. Pemberlakuan SE dan Perwali terbaru akan dimulai Senin 25 Oktober 2020. Kecuali untuk kegiatan simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) tetap diizinkan. Sebab untuk anak usia SD dan SMP, usianya di bawah 15 tahun.

(wal)

1
1

  • #Indonesia Lawan Corona
  • #Corona Virus
  • #Virus Corona
  • #Covid-19
  • #Pemkot Solo

Next Post

Polisi Akan Tindak Tegas Penyerang Posko amp; Penganiayaan Relawan Kotak Kosong

Sen Okt 26 , 2020
WAISAI – Jajaran Polres Raja Ampat langsung bertindak cepat menangani kasus penyerangan, terhadap sejumlah relawan Kotak Kosong di kampung Atkari, Distrik Misool Utara, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Akibat dari penyerangan itu, tiga relawan Kotak Kosong (KOKO) mengalami luka-luka. Tiga relawan KOKO yang dianiaya masing-masing, Amir Mudumi dan Bertus Manufandu, […]