Pemkot Depok Gelar Rapat Simulasi Suntik Vaksin Covid-19 Hari Ini

https: img.okezone.com content 2020 10 21 338 2296958 pemkot-depok-gelar-rapat-simulasi-suntik-vaksin-covid-19-hari-ini-r7APtCkUBv.jpg

JAKARTA – Gugus Tugas Covid-19 dan Pemerintah Kota Depok menggelar rapat untuk membahas simulasi program vaksinasi Covid-19 yang direncanakan berlangsung pada Kamis 22 Oktober 2020. Tim Penanggulangan Covid-19 dan Pemkot Depok akan membahas persiapan simulasi vaksin Covid-19 pada hari ini, Rabu (21/10/2020).

“Sedang dalam pembahasan dengan Dinkes Kota Depok,” ujar Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Depok Sri Utomo saat dikonfirmasi Okezone.

Dia juga belum mau berkomentar terkait apakah ada kendala simulasi vaksin Covid-19 tersebut. Selain itu, Sri Utomo juga enggan merinci berapa jumlah vaksin dan tenaga kesehatan yang diterjunkan dalam simulasi tersebut.

“Masih dalam pembahasan dengan Kepala Dinkes ya,” singkat dia.

Baca Juga:  Waspadai Klaster Demo, Pesan Satgas: Ingat Covid-19 Itu Mematikan 

Juru Bicara Satgas Penanggulangan Covid-19 Depok Dadang Wihana dan Kepala Dinas Kesehatan Depok Novarita juga membenarkan bahwa pihaknya masih akan membas persiapan simulasi vaksin Covid-19 tersebut. “Baru besok (hari ini, red) dibahasnya,” ujar Novarita saat dikonfirmasi Okezone.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan menggelar simulasi penyuntikan vaksin Covid-19 di Kota Depok.

“Minggu ini ada rencana melakukan simulasi persiapan penyuntikan vaksin di Depok, kemungkinan hari Kamis sebagai respons persiapan gelombang I vaksin,” ujarnya, Selasa 20 Oktober 2020.

Ridwan Kamil mengatakan simulasi digelar untuk mengetahui memadai tidaknya jumlah tenaga penyuntik vaksin di Bogor, Depok, Bekasi (Bodebek). “Bodebek memiliki 1.000 tenaga penyuntik vaksin yang sudah dilatih, sehingga kita akan simulasikan apakah 1.000 penyuntik ini memadai,” ucapnya.

Baca Juga:  Satgas Minta Masyarakat Laporkan Faskes yang “Mainkan” Tarif Tes Swab

Ridwan Kamil juga menjelaskan pihaknya telah mengajukan 3 juta vaksin Covid-19 ke pemerintah pusat pada gelombang pertama ini. Nantinya vaksin itu akan didistribusikan ke wilayah dengan kasus epidemiologis yang tinggi, seperti Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek).

Ia menilai Bodebek pantas jadi prioritas karena daerah tersebut memiliki epidemiologis tinggi serta berbatasan langsung dengan wilayah DKI Jakarta yang merupakan penyumbang terbanyak kasus positif Covid-19.

(Ari)

  • #Simulasi Vaksin
  • #Pemkot Depok
  • #Covid-19
  • #Corona Virus
  • #Vaksin COVID-19

Next Post

Kasus Covid-19 DKI di Bawah 1.000, Epidemiolog Soroti Tingginya Angka Kematian

Rab Okt 21 , 2020
JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai mencatatkan angka penularan kasus Covid-19 di Ibu Kota di bawah 1.000 kasus per hari pada pekan ini. Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman mengatakan, penularan di bawah 1.000 kasus per hari di Jakarta merupakan kabar baik. Ia pun percaya dengan data […]