Pemerintah Dinilai Harus Rangkul dan Ajak Dialog Habib Rizieq

https: img.okezone.com content 2020 12 12 337 2326180 pemerintah-dinilai-harus-rangkul-dan-ajak-dialog-habib-rizieq-a3oJRtMnC2.jpg

BANDUNG – Pengamat Politik dari Universitas Pasundan, Asep Warlan mengatakan, kondisi politik Indonesia yang kian memanas, mestinya segera diakhiri. Tanpa dialog politik oposisi akan terus melakukan perlawanan. Menurutnya, pemerintah harus merangkul oposisi termasuk Habib Rizieq Shihab (HRS).

“Tidak ada cara lain, pemerintah harus mengajak dialog semua pihak, termasuk HRS. Itulah fungsi pemerintah, merangkul semua kalangan,” kata Asep Warlan, Sabtu (12/12/2020).

Baca juga:  Pengacara Bantah Habib Rizieq Bakal Datangi Polda Metro untuk Diperiksa

Menurut dia, cara-cara pemerintah yang terkesan lebih banyak menanggapi oposisi dengan langkah hukum. Sementara hukum akan dianggap subjektif dan akan dinilai tidak adil oleh pihak lain.

“Kalau selalu ditanggapi dengan hukum, akan selalu ada perlawanan, sampai kapan pun. Mestinya dirangkul dan diajak dialog,” tegas dia.

 Baca juga: Penangkapan Habib Rizieq Tak Harus Didahului Pemanggilan

Soal kondisi saat ini yang cenderung bakal mengedepankan hukum terhadap Habib Rizieq Shihab, mestinya pemerintah lebih bijak.

“Masyarakat jangan dibuat bingung, dengan aturan. Jangan sampai setelah didenda, juga akan menanggung langkah hukum,” pungkasnya.

 

(wal)

1
1

  • #Polisi Panggil Habib Rizieq
  • #Penembakan Laskar FPI
  • #Pemerintah Jokowi-Maruf Amin
  • #habib rizieq

Next Post

FPI Bingung dengan Penetapan Tersangka Habib Rizieq

Sab Des 12 , 2020
JAKARTA – Polda Metro Jaya menegaskan tidak akan lagi memanggil Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab terkait kerumunan di Petamburan, Jakarta, beberapa waktu lalu. Bahkan polisi akan menangkap Habib Rizieq yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kuasa Hukum FPI, Aziz Yanuar mempertanyakan mengapa Habib Rizieq akan ditangkap. Padahal, […]