Pelaku Asusila di RSD Wisma Atlet Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

https: img.okezone.com content 2020 12 28 338 2334676 pelaku-asusila-di-rsd-wisma-atlet-terancam-hukuman-10-tahun-penjara-SNnz8XqIsY.jpg

JAKARTA – Kasus asusila di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran masuk ke babak baru. Para pelaku tindakan asusila itu bahkan diancam hukuman 10 tahun penjara.

Dimana Polres Metro Jakarta Pusat menaikkan ke tingkat penyidikan setelah dilakukan gelar perkara serta pemeriksaan terhadap pelapor dan oknum perawat pasien Covid-19 yang diduga terlibat kasus tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Polisi Heru Novianto menjelaskan, pihaknya sudah menerima laporan dari staf RSD Wisma Atlet tentang tindakan asusila yang dilakukan perawat dengan pasien Covid-19 yang terjadi pada Sabtu 26 Desember 2020 malam.

Disitu, lanjut Heru, Staf RS Wisma Atlet menunjukkan bukti berupa percakapan seks di antara keduanya yang merupakan sesama jenis. Sehingga, polisi langsung menindaklanjuti kasus itu dengan memeriksa sejumlah saksi.

“Tapi benar seorang perawat itu lakukan hubungan, kami akan dalami lagi berapa kali lakukan dan berapa lama lakukan, nanti kami akan dalami di pemeriksaan,” ujar Heru, Minggu (27/12/2020).

Di tahap penyidikan, polisi akan mengumpulkan saksi untuk dimintai keterangan dan juga mencari barang bukti lainnya. Selanjutnya, polisi bakal menetapkan tersangka dalam kasus ini. Saat ini semua orang yang diduga terlibat dalam kasus tindak asusila tersebut masih berstatus saksi.

Heru memaparkan, kejadian yang dilaporkan tersebut bertempat di toilet khusus perawat. Tindak asusila tersebut telah dilakukan dalam beberapa kali. Bahkan oknum perawat yang terlibat dalam kasus asusila tersebut merupakan perawat dari rekrutmen relawan.

Hingga saat ini, polisi belum memeriksa pasien yang dilaporkan atas kasus tersebut karena belum sembuh dari Covid-19. Untuk sementara perawat yang diduga terlibat dikembalikan ke RSD Wisma Atlet guna menjalani pemeriksaan kode etik.

Atas perbuatannya perawat dan pasien Covid-19 tersebut dapat terancam dengan pasal 36 tentang pornografi, Pasal 45 ayat 1 dan Pasal 27 ayat 1 tentang ITE ancaman kurungan penjara maksimal 10 tahun penjara.

(kha)

  • #asusila
  • #Polda Metro Jaya
  • #mesum
  • # RSD Wisma Atlet

Next Post

Hari Ini Tim Hukum Markaz Syariah Akan Kirim Jawaban Somasi ke PTPN VIII

Sen Des 28 , 2020
JAKARTA – Tim Advokasi Markaz Syariah bakal menjawab somasi yang dilayangkan oleh PT Perkebunan Nasional (PTPN) VIII. Rencananya jawaban tersebut akan dikirim pada hari ini, Senin (28/12/2020). Sekertaris Bantuan Hukum DPP Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar mengungkapkan nantinya surat jawaban somasi tersebut akan diberikan langsung oleh Tim Advokasi Markaz […]