MUI Nyatakan Vaksin Sinovac Halal dan Suci, Ini Alasannya

https: img.okezone.com content 2021 01 09 337 2341436 mui-nyatakan-vaksin-sinovac-halal-dan-suci-ini-alasannya-8Qiqwc8zWL.jpg

JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar rapat pleno hasil audit vaksin Covid-19 Sinovac dari China. Ketua MUI Bidang Fatwa dan Urusan Halal Asrorun Ni’am Sholeh menyatakan, vaksin Sinovac dari China halal dan suci.

“Menyepakati bahwa vaksin Covid-19 Sinovac hukumnya suci dan halal, ini aspek kehalalannya,” ucap Asrorun.

Hanya saja, Asrorun menyatakan, fatwa ini masih menunggu hasil terkait keamanan dari BPOM. Fatwa utuh baru dikeluarkan setelah BPOM mengeluarkan hasil pengecekannya.

“Tetapi mengenai kebolehan penggunaannya sangat terkait dengan keputusan mengenai aspek keamanan BPOM, dengan demikian fatwa MUI terkait dengan produk ini akan menunggu hasil final dari BPOM, fatwa utuh akan disampaikan setelah hasil BPOM,” ujar Asrorun.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah Tambunan menjelaskan ihwal labeling halal terhadap vaksin virus corona (Covid-19). Menurut Amirsyah, takaran halal bagi umat beragama di Indonesia tentunya berbeda-beda. Keyakinan halal bagi umat Islam, tentu berbeda dengan agama lain.

Ditekankan Amisryah, bagi umat yang beragama Islam, label halal sangat diperlukan. Oleh karenanya, pemerintah meminta MUI untuk melakukan kajian terhadap kehalalan vaksin Covid-19. Sehingga, umat Islam nantinya tidak meragukan vaksin yang akan disuntikkan ke dalam tubuh mereka.

“Karena soal vaksin menyangkut keyakinan umat beragama umumnya, dan umat Islam khususnya tidak bisa lepas dari keyakinan halal. Jadi soal halal itu sangat asasi bagi umat beragama,” kata Amirsyah melalui pesan singkatnya kepada MNC Media, Jumat (8/1/2021).

Kedua, sambung Amirsyah, aspek thoyyib atau kualitas dan efektifitas serta keamanan vaksin yang baik digunakan untuk masyarakat. Amirsyah menjelaskan, untuk aspek thoyyib, biasanya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang akan menetapkan.

“Itu otoritas negara yang di tugaskan ke Badan POM RI. Sedangkan aspek kehalalan merupakan otoritas Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) setelah melalui audit oleh LP POM MUI dengan pihak terkait,” bebernya.

(kha)

  • #Vaksin Halal
  • #Covid-19
  • #Vaksin COVID-19
  • #MUI

Next Post

Gisel Tak Ditahan Usai Diperiksa Sebagai Tersangka, Apa Alasannya?

Sab Jan 9 , 2021
JAKARTA – Penyidik Polda Metro Jaya tidak melakukan penahanan terhadap Gisella Anastasia atau Gisel usai diperiksa pada Jumat (8/1/2021) kemarin. Pemeriksaan itu dilakukan berkaitan dengan penetapan tersangka dirinya atas kasus video syur 19 detik dengan Michael Yukinobu de Fretes. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, pertimbangan […]