Mensos Terjerat Korupsi Bansos Covid-19, KPK : Jangan Manfaatkan Situasi!

https: img.okezone.com content 2020 12 06 337 2322486 mensos-terjerat-korupsi-bansos-covid-19-kpk-jangan-manfaatkan-situasi-OxhrdsBDeX.jpg

JAKARTA – Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Juliari Batubara diduga mendapat ‘jatah’ Rp17 miliar dari hasil suap terkait pengadaan bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako untuk penanganan Covid-19 di wilayah Jabodetabek.

Ketua KPK Firli Bahuri memperingatkan kepada semua pihak, terutama para penyelenggara negara agar tidak melakukan korupsi. Apalagi, kata dia, di masa pandemi seperti sekarang ini. Firli meminta agar kasus Mensos Juliari Peter Batubara tidak terulang kembali dengan memanfaatkan situasi pandemi untuk korupsi.

“Kami berharap apa yang kami lakukan hari ini menjadi peringatan agar tidak ada lagi pihak-pihak yang memanfaatkan situasi untuk korupsi,” kata Firli aaat menggelar konpers di kantornya, Minggu (6/12/2020).

KPK menganvam akan langsung tindakan yakni berupa Operasi Tangkap Tangan (OTT) jika masih ada oknum pejabat negara yang korupsi di maaa pandemi. Apalagi, yang dikorupai berkaitan dengan bantuan sosial (bansos) untuk penanganan Covid-19.

“Jika masih ada pihak-pihak yang mencari celah dengan memanfaatkan situasi dan kesempatan untuk keuntungan pribadi dan kelompoknya, KPK melalui upaya penindakan akan menindak dengan tegas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Firli juga mengajak seluruh pejabat negara untuk sama-sama mengatasi permasalahan pandemi virus corona yakni dengan menciptakan pemerintahan yang bersih dari korupsi.

“KPK juga mengajak segenap pihak untuk bersama-sama mengatasi pandemi dengan mengedepankan kerja-kerja yang menerapkan prinsip good governance demi kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Sekadar informasi, KPK telah menetapkan lima orang tersangka kasus dugaan suap terkait pengadaan paket bansos berupa sembako untuk penanganan Covid-19 di wilayah Jabodetabek. Kelima tersangka itu yakni, Mensos Juliari P Batubara. Kemudian, PPK Kemensos, Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono serta dua pihak swasta pemberi suap yakni Ardian IM (AIM), Harry Sidabuke (HS).

Mensos Juliari P Batubara (Foto : Kemensos)

Baca Juga : Setelah Edhy Kini Juliari, Menteri Jokowi yang Diduga Terlibat Korupsi

Baca Juga : Juliari Peter Batubara, Mensos Ketiga yang Berurusan dengan KPK

Atas perbuatannya, tersangka Matheus Joko Santoso, dan inisial AW disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12 (i) Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara, tersangka Juliari Batubara disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan para tersangka pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan TIndak Pidana Korupsi.

(aky)

  • #Korupsi Bansos
  • #KPK
  • #Korupsi Bansos Covid-19
  • #Juliari P Batubara
  • #KPK OTT Pejabat Kemensos

Next Post

Di Zaman Agus Rahardjo, KPK Sudah Ingatkan Juliari soal Bansos

Ming Des 6 , 2020
JAKARTA – Ketika Komisi Pemberantasn Korupsi (KPK) dipimpin Agus Rahardjo, Juliari Peter Batubara rupanya telah diwanti-wanti agar berhati-hati dalam penggunaan anggaran bantuan sosial (Bansos). Saat itu, Juliari baru menjabat mensos 12 hari, di mana pada Senin 4 November 2019, Juliari mengunjungi kantor KPK untuk meminta saran KPK sekaligus membangun sinergisitas […]