Mensos Ingin Pemda Bisa Kelola Bansos dengan Baik

https: img.okezone.com content 2020 10 08 519 2290167 mensos-ingin-pemda-bisa-kelola-bansos-dengan-baik-C7mC23o07a.png

SURABAYA – Penanganan bantuan sosial (bansos) yang ada di Kota Surabaya diminta agar dikelola dengan baik. Mulai dari penyaluran bansos berupa Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Beras (BSB), maupun Bantuan Sosial Tunai (BST).

Hal tersebut disampaikan Mentri Sosial (Mensos) Juliari P. Batubara saat bertemu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di rumah dinas wali kota, Jalan Sedap Malam, Rabu (7/10/2020).

Baginya, penanganan bansos sangat penting bagi kebutuhan masyarakat di semua wilayah. Sehingga perlu penyaluran yang tepat dan efektif.

“Jadi tidak sedikit-sedikit urusan ke pemerintah pusat. Bisa ditanggung sendiri, bisa dihandle sendiri dengan segala sumber daya yang dimiliki Kota Surabaya,” kata Juliari.

Ia melanjutkan, progres yang dilakukan di Surabaya bisa menjadi percontohan daerah lainnya dalam mengelola bansos. Pihaknya juga meminta para pendamping PKH yang hadir di rumah dinas wali kota agar terus bersemangat dalam melayani masyarakat.

Baginya, pendamping adalah ujung tombak dalam mensukseskan setiap program bansos yang ada di Kementerian Sosial (Kemensos).

“Ini tidak akan bisa berhasil kalau buka karena kalian semua, bukan karena Menterinya. Kami ini pada tataran konsep, tapi yang mengeksekusi kalian semua, di lapangan kalian semua. Oleh karena itu SDM PKH itu penting,” jelasnya.

Baca Juga : Geger Penemuan Mayat dalam Toilet Pool Bus di Tasikmalaya

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, sebagai pemimpin daerah memang sudah berkewajiban untuk mensejahterakan masyarakatnya. Meski terkadang sulit untuk mewujudkan itu, namun jika dilakukan dengan tulus maka hal itu tidak akan menjadi kendala.

“Saya ingin menyampaikan bahwa memang kami diwajibkan untuk mensejahterakan warga yang kurang mampu,” katanya.

Pemkot Surabaya pun memiliki berbagai program yang juga bertujuan untuk mensejahterakan warga. Seperti sekolah gratis mulai SD hingga SMP, serta program permakanan bagi lansia maupun disabilitas. “Jadi tujuannya adalah mensejahterakan warga,” ungkapnya.

Menurut dia, selama ini program PKH yang ada di Surabaya setiap bulannya berjalan lancar tanpa ada kendala.

Bahkan, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mendapat program itu pun dapat menerimanya dengan baik.

1
2

  • #Indonesia Lawan Corona
  • #Virus Corona
  • #Covid-19
  • #Bansos Corona
  • #Juliari P Batubara

Next Post

Korsel Bahas RUU Izinkan Praktik Aborsi

Kam Okt 8 , 2020
SEOUL – Pemerintah Korea Selatan mengusulkan rancangan undang-undang (RUU) baru terkait aborsi. Di dalamnya, akan mengizinkan perempuan menggugurkan kandungan dengan masa waktu kehamilan maksimal 14 minggu. Usulan itu disampaikan setelah Mahkamah Konstitusi Korea Selatan membatalkan undang-undang yang telah melarang aborsi selama puluhan tahun. Sekadar diletahui, Korea Selatan pertama kali memidanakan […]