Menlu Retno Desak DK PBB Hentikan Kekerasan di Afghanistan

https: img.okezone.com content 2020 11 21 18 2313454 menlu-retno-desak-dk-pbb-hentikan-kekerasan-di-afghanistan-qsU2cGWeC8.jpeg

JAKARTA – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi mendesak Dewan Keamanan (DK) PBB untuk segera menghentikan kekerasan di Afghanistan. Menlu mengatakan, kekerasan di Afghanistan dapat mengikis perdamaian di negara tersebut.

Menlu mengatakan hal tersebut menyusul terus terjadinya kekerasan di Afghanistan dengan korban mencapai lebih dari 6.000 orang tahun ini.

“Kita harus segera bertindak dan tidak bisa lagi menunggu. Kekerasan di Afghanistan harus dihentikan karena hanya akan mengikis upaya perdamaian dan kepercayaan di antara rakyat Afghanistan,” kata Retno dalam pertemuan Arria Formula Dewan Keamanan (DK) PBB mengenai Proses Perdamaian di Afghanistan, yang diselenggarakan secara virtual pada Jumat, 20 November 2020, dikutip dari situs Kemlu, Sabtu (21/10/2020).

Pertemuan dipimpin Menlu Estonia dan dihadiri Presiden dan Menlu Afghanistan serta Menlu Qatar, Finlandia, Norwegia dan Jerman. Pertemuan menghadirkan sejumlah briefers, di antaranya Special Representative of the Secretary-General for Afghanistan, Deborah Lyons; anggota tim negosiasi Afghanistan, Fatima Gailani; dan Asia Director dari International Crisis Group, Laurel Miller.

Menlu Retno menekankan pentingnya proses perdamaian di Afghanistan yang Afghan-owned dan Afghan-led, serta menempatkan masyarakat Afghanistan sebagai sentralnya.

Untuk merealisasikan tujuan tersebut, Menlu RI menegaskan tiga hal penting:

Pertama, Kekerasan harus segera dihentikan, karena mengancam proses perdamaian dan menggerus kepercayaan masyarakat Afghanistan.

Kedua, masyarakat internasional harus meningkatkan kontribusinya dalam membantu proses perdamaian di Afghanistan. Peningkatan bantuan internasional dibutuhkan untuk menciptakan situasi yang lebih kondusif di lapangan, meningkatkan kapasitas Pemerintah, sekaligus menopang ekonomi masyarakat Afghanistan.

Ketiga, sinergi antara berbagai Lembaga PBB perlu diperkuat untuk bisa lebih membantu proses perdamaian di Afghanistan. Sinergi ini tidak hanya penting untuk menciptakan situasi yang kondusif di lapangan, tapi juga untuk lebih melindungi kelompok rentan, termasuk dalam hal pemberdayaan perempuan. Seluruh lapisan masyarakat harus dilibatkan dalam proses rekonsiliasi dan pembangunan negeri.

Menlu Retno lebih lanjut menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk terus mendukung Afghanistan, sampai tercapainya perdamaian yang telah didambakan masyarakan Afghanistan.

Presiden Afghanistan menyampaikan apresiasi kepada DK PBB atas dukungan yang berkesinambungan bagi Afghanistan. Untuk itu, DK PBB dinilai memiliki peran penting untuk terus mendorong gencatan sejata, mengimplementasikan sanksi, mendukung upaya melawan teroris termasuk pendanaannya, serta mendukung upaya konektivitas regional.

Negara-negara peserta pertemuan menyampaikan dukungan terhadap proses perdamaian yang inklusif di Afghanistan dan mengecam kekerasan yang terus berlangsung. Sejumlah negara juga menyampaikan penghargaan terhadap peran Indonesia dan Jerman selama ini sebagai negara penjuru pembahasan agenda Afghanistan di DK PBB.

Baca Juga : Perundingan Damai Afghanistan-Taliban Akan Dimulai Pekan Depan

Pertemuan Arria Formula DK PBB ini bertujuan untuk mengidentifikasi upaya yang dapat dilakukan DK PBB dan komunitas internasional guna mendukung negosiasi perdamaian Afghanistan dan memastikan stabilitas dan perdamaian di Afghanistan.

Dalam pertemuan Arria Formula ini, Indonesia merupakan salah satu co-sponsor pertemuan bersama dengan Afghanistan, Estonia, Jerman, Finlandia, Norwegia dan Qatar.

Baca Juga : Afghanistan Bebaskan 200 Tahanan Taliban

1
2

  • #Afghanistan
  • #Dewan Keamanan PBB
  • #DK PBB
  • #Menlu RI Retno Marsudi
  • #Menlu Retno Marsudi
  • #Menlu RI

Next Post

Dituduh Mata-Mata AS, Pria di Rusia Divonis 13 Tahun Penjara

Sab Nov 21 , 2020
SEORANG pria divonis 13 tahun penjara oleh Pengadilan Rusia karena dituduh menjadi mata-mata untuk Amerika Serikat (AS). Itu seperti disampaikan Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) dalam suatu pernyataan pada Jumat (20/11/2020). Melansir VoA Indonesia, pada 17 November, pengadilan regional Bryansk menyatakan Yuriy Yeshchenko bersalah melakukan “pengkhianatan tingkat tinggi,” sebut pernyataan […]