Mahfud MD Minta Polisi Proses Hukum Wakil Ketua DPRD Tegal Usai Gelar Dangdutan

https: img.okezone.com content 2020 09 25 337 2283995 mahfud-md-minta-polisi-proses-hukum-wakil-ketua-dprd-tegal-usai-gelar-dangdutan-KZPBR2lLRQ.jpg

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD buka suara ihwal kegiatan pengumpulan massa dengan menonton konser dangdut hajatan pernikahan, dan sunatan yang digelar Wakil Ketua DPRD Tegal, Wasmad Edi Susilo, di Lapangan Tegal Selatan, Kota Tegal, Jawa, Rabu 23 September 2020 malam.

Mahfud MD meluapkan respon melalui akun twitter pribadinya @mohmahfudmd Jumat (25/9/2020) malam. Awalnya, dia membalas cuitan yang ditulis oleh Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus).

“Rakyat, minimal yang diwakili NU dan Muhammadiyah, telah meminta Pemerintah menunda Pilkada Serentak. Tapi tampaknya pemerintah masih yakin dengan kemampuannya menjaga, dan menanggulangi dampak pandemi. Kita khawatir yang yakin hanya yang di atas sana,” tulis Gus Mus di akunnya @gusmusgusmu.

 Baca juga: Massa Dangdutan Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Segera Diswab Tes Massal

Lantas, Mahfud membalasnya, dia amat menyayangkan hal tersebut dilakukan oleh pejabat. Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) era Presiden Gus Dur ini pun telah meminta kepada pihak kepolisian untuk memproses kegiatan ini sebagai tindak pidana.

“Memang hal itu sangat disayangkan Gus @gusmusgusmu. Saya sudah meminta Polri untuk memproses hukum ini sebagai tindak pidana,” tulis Mahfud.

 Baca juga: Wakil Ketua DPRD Tegal Gelar Dangdutan di Tengah Pandemi Covid-19 

Dia menjelaskan, pimpinan partai politik yang menjadi kendaraan Wasmad dalam berpolitik dapat memberikan peringatan tegas kepada kadernya. Hal itu dikarenakan, seluruh partai politik sudah menyatakan komitmennya saat melangsungkan pertemuan dengan pemerintah bersama DPR, KPU, Bawaslu dan pihak terkait pada Selasa 22 September lalu.

“Saya yakin induk parpolnya juga bisa menindak, sebab selain sudah berkomitmen di DPR, semua Sekjen parpol dalam pertemuan denga Pemerintah/KPU/Bawaslu tanggal (22/9/20) juga berkomitmen,” sebutnya.

Diketahui, konser dangdut hajatan pernikahan dan sunatan putra Wakil Ketua DPRD Tegal Wasmad Edi viral di media sosial karena digelar di tengah pandemi Covid-19. Panggung besar dan megah lengkap dengan lampu sorot.

Penonton yang datang pun terlihat mengabaikan protokol kesehatan dan tidak menjaga jarak. Bahkan, banyak di antaranya tidak mengenakan masker.

(wal)

1
1

  • #Covid-19
  • #Indonesia Lawan Corona
  • #Pandemi Covid-19
  • #Wakil Ketua DPRD Tegal
  • #Menkopolhukam Mahfud MD

Next Post

Khofifah kukuhkan Pjs enam kepala daerah di Jatim

Jum Sep 25 , 2020
Surabaya – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengukuhkan Penjabat Sementara (Pjs) kepala daerah untuk enam kabupaten/kota karena wali kota atau bupatinya mengikuti kontestasi Pilkada serentak 2020. "Selamat atas pengukuhan ini dan bekerjalah dengan penuh tanggung jawab," ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di sela pengukuhan dan penyerahan keputusan Mendagri tentang […]