Mahasiswa Unnes Disanksi Gegara Lapor Dugaan Korupsi Rektornya, Ini Kata KPK

https: img.okezone.com content 2020 11 17 337 2310698 mahasiswa-unnes-disanksi-gegara-lapor-dugaan-korupsi-rektornya-ini-kata-kpk-tHtItpdmgV.jpg

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nurul Ghufron merespons soal adanya informasi seorang mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes), yang dijatuhkan sanksi oleh pihak kampus karena melaporkan dugaan korupsi rektornya. 

Mahasiswa tersebut dikembalikan Fakultas Hukum Unnes ke orang tua untuk mendapatkan pembinaan moral karakter. 

Nurul Ghufron menyinggung soal hak masyarakat untuk melapor ke aparat penegak hukum jika melihat adanya dugaan korupsi. Pelaporan itu, kata Ghufron, seharusnya dilindungi oleh Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). 

Gedung KPK.

“UU Tipikor yang secara jelas menegaskan bahwa masyarakat dapat berperan serta membantu upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi,” ucap Ghufron kepada awak media, Senin (16/11/2020). 

Baca juga: KPK Resmi Tahan Anggota DPRD Jawa Barat Rozaq Muslim

Berdasarkan aturan yang ada, kata Ghufron, setiap orang akan mendapat imbalan dari negara jika berhasil membantu KPK dalam memberantas korupsi. Salah satunya, dengan melaporkan adanya dugaan awal korupsi.

Oleh karenanya, Ghufron kecewa dengan sikap kampus yang menjatuhkan sanksi kepada mahasiswa hanya karena telah melaporkan dugaan korupsi rektornya.

“Bahkan, negara telah menyiapkan penghargaan atas pelaksanaan peran serta masyarakat tersebut dengan landasan hukum Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2018 tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat Dan Pemberian Penghargaan Dalam Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” beber Ghufron.

“Oleh karena itu, jika ada pihak PNS yang memberikan sanksi atas pelaksanaan hak dan kewajibannya dalam berperan serta dalam pemberantasan korupsi hal tersebut sangat disayangkan,” sambungnya

1
2

  • #unnes
  • #Mahasiswa Unnes
  • #KPK
  • #Nurul Ghufron

Next Post

Kerumunan Massa Habib Rizieq, Satgas Covid-19 Kota Bogor Mengaku Keteteran

Sel Nov 17 , 2020
BOGOR – Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor mengaku telah berupaya maksimal dalam mengamankan kegiatan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq beberapa waktu lalu. Namun, banyaknya jamaah membuat petugas di lapangan keteteran. “Kalau pengamanan sudah mempersiapkan akan kedatangan mereka itu. Polres itu sudah apel siaga jam 11 malam, bahkan Satpol […]