KPU Berencana Lakukan Perubahan PKPU Tentang Kampanye Pilkada 2020

https: img.okezone.com content 2020 08 02 337 2255846 kpu-berencana-lakukan-perubahan-pkpu-tentang-kampanye-pilkada-2020-iz6rXjCtwx.jpg

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) berencana akan melakukan perubahan atas Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017, Tentang kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Rencana ini menyusul dengan banyaknya KPU menerima masukan dari sejumlah pihak.

“Saat ini KPU telah mempersiapkan rancangan perubahan PKPU Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kampanye Pilkada. Rancangan perubahan telah diajukan ke DPR untuk dikonsultasikan,” kata Komisioner KPU, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, Minggu (2/8/2020).

Raka menyampaikan bahwa usulan yang diterima KPU terkait perubahan PKPU ini diberikan sejumlah pihak, salah satunya dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ia memastikan, masukan-masukan tersebut akan dibahas lebih lanjut baik dalam rapat KPU maupun dalam proses konsultasi dan harmonisasi di DPR.

 Pilkada

Adapun, kata dia, sejumlah masukan terkait kampanye Pilkada 2020 diantaranya penggunaan masker dan hand sanitizer sebagai alat peraga kampanye, juga terkait pengaturan kampanye di media daring, pengaturan kampanye secara langsung (offline) perlu lebih diantisipasi agar tetap sehat, aman, dan demokratis.

Sampai usulan yang diajukan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian tentang tema debat pasangan calon. Dimana visi misi dan program pasangan calon dalam mengatasi pandemi Covid-19 agar diangkat sebagai salah satu tema.

“Sekali lagi berbagai masukan dari berbagai pihak nanti akan dicermati dalam proses perubahan PKPU Kampanye Pilkada,” ujar dia.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan masukan ke KPU terkait pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Salah satunya tentang pentingnya masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

Tito menyampaikan bahwa dirinya telah mendorong KPU untuk membuat satu regulasi yang mengatur agar protokol kesehatan ini benar-benar diimplementasikan di tengah masyarakat. Misalnya, menjadikan masker dan hand sanitizer sebagai alat peraga kampanye bagi kontestan di Pilkada serentak 2020.

“Dimasukkan ke dalam aturan PKPU misalnya alat peraga masker, maskernya boleh menggunakan gambar, nama kontestan misalnya seperti itu hand sanitizer juga,” kata Tito dalam jumpa pers usai audiensi di Kantor KPU Pusat, Jakarta, Kamis (30/7/2020).

1
2

  • #Corona Virus
  • #Virus Corona
  • #Pilkada Serentak
  • #Indonesia Lawan Corona
  • #Covid-19
  • #Pilkada 2020


Loading…

Next Post

Ledakan di Mako Brimob Sumsel Terjadi di Gudang Senjata

Sen Agu 3 , 2020
Palembang – Kebakaran dan ledakan terjadi di Markas Brimob Polda Sumatera Selatan. Ledakan terjadi di gudang senjata Brimob dan belum diketahui penyebabnya. Dalam video yang diterima com, terlihat kobaran api dan asap tebal di atas atap Mako. Perekam menyebut kebakaran dan ledakan berada di markas Gegana Mako Brimob. Pada video […]