Kisah 2 Bersaudara Tuna Netra Sukses Jadi Pengusaha Pakaian

https: img.okezone.com content 2020 12 08 18 2324096 kisah-2-bersaudara-tuna-netra-sukses-jadi-pengusaha-pakaian-Ndm3846Y6l.jpg

NEW YORK – Fisik boleh saja kurang, namun perhatian terhadap masalah sosial tidak berkurang. Dua laki laki bersaudara asal New York ini membuktikan hal itu.

Keduanya sepakat, melalui perusahaan merek baju mereka yang diluncurkan pada 2016 lalu, Two Blind Brothers, mereka ingin mendanai penelitian untuk penyembuhan kebutaan yang dialaminya, maupun yang dialami orang lain.

Diketahui, Bryan dan Bradford Manning kehilangan penglihatan mereka karena kelainan mata genetik yang langka. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, hampir 3 persen anak-anak di bawah 18 tahun menjadi buta atau tunanetra. Akan tetapi, sekitar 93 juta orang dewasa di AS berisiko tinggi mengalami kehilangan penglihatan yang serius. Namun hanya setengah yang mengunjungi dokter mata dalam satu tahun terakhir.

Ketika Bradford Manning mulai kehilangan penglihatannya pada usia sekitar 5 tahun, dia panik dan cemas. Dua tahun kemudian, seorang dokter mendiagnosis dirinya dengan penyakit Stargardt, yakni kelainan mata genetik langka yang dapat menyebabkan kebutaan. Adik laki-lakinya, Bryan, juga didiagnosis dengan kondisi yang sama.

Semua ini membuat mereka tumbuh dengan cara yang “aneh”. Seperti bertemu teman baru dan tetiba lupa penampilan mereka. Keduanya juga kerap menyipitkan mata untuk melihat apa yang ditulis guru di papan tulis, dan tidak bisa mengemudi apapun.

“Ini bisa sangat mengisolasi. Orang-orang tidak dapat melihat visibilitas Anda, jadi Anda berurusan dengan orang-orang yang berkomentar atau melakukan hal-hal yang benar-benar menyakitkan jika Anda tidak mau mengakui siapa Anda,” terang Bryan, 30.

Dikutip People, melalui gerakan ini, keduanya ingin menemukan obat untuk penyakit mata seperti mereka. Nantinya semua keuntungan akan diberikan ke Foundation for Fighting Blindness yang meneliti pencegahan, perawatan, dan penyembuhan untuk kondisi mata yang hancur.

Inspirasi ini datang ketika mereka berbelanja di Bloomingdale di New York City. Saat itu mereka merayakan berita jika terapi gen eksperimental berhasil mengobati kebutaan seorang remaja. Mereka sempat kehilangan satu sama lain di pusat perbelanjaan itu, lalu keduanya bertemu di salah satu stan kaos.

“Saat Anda buta, satu hal yang Anda pelajari dengan cepat adalah kepercayaan. Anda harus menunjukkan saat-saat kecil kepercayaan pada orang-orang, seperti kepercayaan seorang sopir taksi akan menurunkan Anda di sudut jalan yang benar, seorang pelayan akan memberi Anda rekomendasi makanan yang enak, atau Anda akan mendapatkan uang kembalian yang tepat dari seorang kasir karena Anda tidak dapat melihat sendiri,” terang Bryan.

“Dengan perusahaan ini, kami berfikir bagaimana jika kami memberi dunia kesempatan untuk mempercayai kami?,” terangnya.

Di sini, pembeli memilih kotak misteri di situs web dengan harga mulai dari USD30 – USD189 (Rp424.000 – Rp2,7 juta) yang berisi campuran kemeja, kaus kaki, dan kacamata hitam ultra-lembut.

Pembeli juga dapat menelusuri lini Henley, hoodies, jogging, kaus kaki, dan aksesori lainnya untuk pria, wanita, dan anak-anak. Merek ini juga inklusif dan memperhatikan pelanggan tunanetra. Mereka telah menjahit braille ke dalam beberapa desain.

Di twoblindbrothers.com, Mannings menyiapkan fitur bagi orang-orang untuk melihat bagaimana kita melihat, yakni berbelanja di layar buram dengan hanya penglihatan periferal terbatas untuk membantu.

Hingga saat ini, perusahaan tersebut telah mengumpulkan lebih dari USD750.000 (Rp10,6 miliar) untuk tujuan tersebut. Perusahaan ini juga menarik perhatian selebriti seperti Ice-T dan Ellen DeGeneres, yang mewawancarai pasangan tersebut pada 2017 dan memberi mereka cek senilai USD30.000 (Rp423 juta).

(amr)

Next Post

Hakordia amp; Pilkada 2020, Ketua KPK: Jadikan Momentum Bangun Kesadaran Antikorupsi

Rab Des 9 , 2020
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari ini, Rabu (9/12/2020) memperingati hari Pemberantasan Korupsi Sedunia (Hakordia). Hari ini di Indonesia kebetulan bertepatan dengan digelarnya Pilkada serentak di 270 daerah. Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan tema “Membangun Kesadaran Seluruh Elemen Bangsa dalam Budaya Antikorupsi” yang diusung KPK dalam peringatan Hakordia […]