Kasus Positif Covid-19 di Yogyakarta 3.064, Pasien Sembuh 2.273

https: img.okezone.com content 2020 10 11 510 2291980 kasus-positif-covid-19-di-yogyakarta-3-064-pasien-sembuh-2-273-XpcVHUudWp.jpg

YOGYAKARTA – Pasien sembuh dari Covid-19 di Yogyakarta, bertambah 37 orang, sehingga menjadi 2.273, Minggu (11/10/2020). Para pasien sebelumnya dirawat di rumah sakit atau menjalani isolasi secara mandiri.

“Ada 37 pasien yang hari ini sembuh. Total ada 3.064 kasus positif dan 2.273 telah dinyatakan sembuh,” kata Juru Bicara Pemda DIY dalam Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, Minggu (11/10/2020). 

Sebanyak 31 pasien sembuh berasal dari Kabupaten Sleman. Sedangkan dari Kota Yogyakarta dan Gunungkidul masing-masing satu orang. Dua lainnya berasal dari Kabupaten Bantul dan Kulonprogo.

Berty mengatakan, terdapat penambahan 35 pasien positif, sehingga menjadi 3.064 kasus. Kasus baru didominasi dari Sleman 15 kasus, disusul Bantul 11, dan Gunungkidul lima. Sedangkan di Kabupaten Kulonprogo ada penambahana tiga dan Kota Yogyakarta ada satu kasus. 

Temuan kasus baru ini dari hasil tracing kontak kasus positif dengan 19 kasus. Selain itu ada satu karyawan kesehatan dan dua kasus screening karyawan dan tiga pelaku perjalanan. Selain itu masih ada 10 kasus yang masih dalam penelusuran.

Baca juga: Suspek Covid-19 di Indonesia Bertambah Jadi 152.286 Orang Hari Ini

Selain itu, terdapat penambahan satu pasien meninggal dunia. Pasien tersebut laki-laki (56) asal Bantul.

“Hari ini ada satu kasus kematian, sehingga total menjadi 79 orang,” katanya.

(qlh)

  • #yogyakarta
  • #Covid-19
  • #Corona Virus
  • #Virus Corona

Next Post

Buruh Siap Demo Lagi, Ganjar: Ini yang Bikin Kita Deg-Degan

Ming Okt 11 , 2020
SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menerima informasi akan adanya aksi demo dari para buruh di Semarang, Senin (12/10/2020). Ganjar meminta semua pihak memahami kondisi pandemi Covid-19. Ganjar mengaku sudah berdiskusi termasuk dengan buruh, terutama meminta bantuan agar meminimalkan terjadinya kerumunan yang berpotensi terjadinya penularan virus corona. “Saya hanya […]