Kasus Kematian Terkait Corona di Kabupaten Bogor Bertambah Jadi 190 Orang

https: img.okezone.com content 2020 08 04 338 2256479 kasus-kematian-terkait-corona-di-kabupaten-bogor-bertambah-jadi-190-orang-pzPZg1MvBg.jpg

BOGOR – Kasus virus corona (Covid-19) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, masih terus meningkat. Angka kematian terkait Covid-19 selama pandemi hingga Senin (3/8/2020) malam juga jumlahnya terus melonjak hingga mencapai 190 orang.

Jumlah kematian tersebut terdiri dari kasus kategori suspek dan probable (orang dalam pemantauan dan pasien dalam pengawasan) sebanyak 163 orang dan konfirmasi positif 27 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor Syarifah Sofiah menyebutkan data tersebut hasil pembaruan data monitoring harian kewaspadaan infeksi Covid-9 di wilayah Kabupaten Bogor.

“Hari ini ada 1 tambahan dengan status kasus probable meninggal dunia yakni perempuan, 57 tahun, Jasinga,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Senin 3 Agustus 2020.

Lebih lanjut ia menjelaskan terkait kasus konfirmasi positif baru ada tambahan sebanyak 7 orang, yaitu laki-laki (6), Ciawi; perempuan (19), Tenjolaya; laki-laki (32), Parung; perempuan (25), Tajurhalang; laki-laki (36), Ciomas; perempuan (51), Ciseeng dan perempuan, usia tidak diketahui, warga Cisarua.

Kabar baiknya, kata dia, hari ada 4 tambahan pasien yang positif terkonfirmasi sembuh. Pasien tersebut adalah perempuan berusia 64 tahun, Dramaga; laki-laki (30), Cibinong; perempuan (24), Ciseeng dan laki-laki (48), Tamansari.

“Dengan demikian kasus positif covid-19 di Kabupaten Bogor mencapai 557 orang dengan rincian 325 orang sembuh, 27 orang meninggal dan saat ini yang masih dalam perawatan sebanyak 201 orang,” tuturnya.

Menyusul terus melonjaknya angka kasus Covid-19, kata dia, Pemkab Bogor enggan kembali memberikan kelonggaran aturan pada perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang berlaku 14 hari ke depan, sejak 31 Juli 2020.

“Kemarin kan kita selalu ada tambahan relaksasi (kelonggaran aturan). Tapi yang ini tidak menambah relaksasi,” ujar Syarifah Sofiah yang juga sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor.

Baca Juga : 2 Pegawai Kecamatan Matraman Positif Corona

 

Menurutnya, pada perpanjangan PSBB ini, Pemkab Bogor tidak menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup), seperti perpanjangan PSBB sebelum-sebelumnya. Maka dari itu, kata dia, selama perpanjangan PSBB periode 31 Juli 2020 hingga 13 Agustus 2020, aturannya tetap mengacu Perbup No 42 Tahun 2020 tentang PSBB praadaptasi kebiasaan baru (AKB) yang diterbitkan 16 Juli 2020.

“Tidak ada yang menambahkan relaksasi (kelonggaran aturan), kita relatif tetap mengacu Perbup No 42,” tuturnya.

Baca Juga  : Pasien Meninggal karena Covid-19 di Kota Bogor Capai 101 Orang

1
2

  • #Kota Bogor
  • #Indonesia Lawan Corona
  • #Covid-19
  • #Corona Virus
  • #Virus Corona


Loading…

Next Post

Kapolri Mutasi 92 Perwira Tinggi dan Menengah

Sel Agu 4 , 2020
JAKARTA – Kapolri Jenderal Idham Azis melakukan mutasi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Sejumlah perwira tinggi dan menengah dimutasi berdasarkan surat telegram yang dikeluarkan Kapolri Jenderal Idham Azis. Surat telegram bernomor ST/2247/VIII/KEP/2020 itu berisi mutasi 92 perwira tinggi dan perwira menengah Polri. Surat telegram tersebut ditandatangani Asisten SDM Kapolri, […]